DPR: Indonesia dan Iran Tetap Dukung Kemerdekaan Palestina

Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR Nurhayati Ali Assegaf mengatakan bahwa Indonesia dan Iran masih tetap berkomitmen mewujudkan kemerdekaan Palestina atas dasar pelanggaran hak warga di wilayah pendudukan Israel tersebut.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 24 Juni 2019  |  18:38 WIB
DPR: Indonesia dan Iran Tetap Dukung Kemerdekaan Palestina
Bendera Palestina - aljazeera.net

Bisnis.com, JAKARTA—Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR Nurhayati Ali Assegaf mengatakan bahwa Indonesia dan Iran masih tetap berkomitmen mewujudkan kemerdekaan Palestina atas dasar pelanggaran hak warga di wilayah pendudukan Israel tersebut.

Menurutnya, tragedi kemanusiaan yang menimpa rakyat Palestina selalu jadi perhatian kedua negara, baik Indonesia maupun Iran, ujarnya. Dia menegaskan bahwa  pembelaan terhadap Palestina dari Indonesia dan Iran bukan karena dasar kesamaan agama.

“Kita tidak memandang agama apapun yang dipeluk rakyat Palestina. Tapi, hak asasi manusia yang begitu masif dilanggar dan menimpa rakyat Palestina yang jadi perhatian dan terus disuarakan di forum-forum internasional,” ujarnya usaia menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Iran untuk Indonesia Valiolah Mohammadi di Gedung DPR, Senin (24/6).

“Kedua negara berkomitmen mewujudkan kemerdekaan Palestina. Bukan karena mereka itu Muslim, tapi karena mereka diperlakukan tanpa pemberlakukan hak asasi manusia,” ujarnya.

Bebarapa waktu lalu Presiden Joko Widodo berkunjung ke Iran untuk menguatkan kembali komitmen tersebut dengan Presiden Iran.

“Karena begitu banyak tragedi kemanusiaan, dunia saat ini butuh leadership by example, yaitu kepemimpinan dengan memberi ketauladanan,” ujarnya. Dia mengaku di forum-forum internasional dirinya selalu menyampaikan ketika menolong orang tidak perlu kita menanyakan apa agamanya.

Kita harus tolong dulu terlepas dari agama, ras, ataupun etnisnya, ujar politisi Partai Demokrat itu usai pertemuan.

Kepada Nurhayati, Dubes Iran juga menyampaikan keprihatinan atas sanksi ekonomi Amerika Serikat kepada Iran. Namun, Nurhayati meyakinkan bahwa Iran pasti bisa segera mengatasi segalanya.

Kunjungan Dubes Iran sekaligus juga ingin berpamitan, karena tugasnya di Indonesia segera berakhir. Namun, hubungan baik Indonesia-Iran tetap berlanjut dengan Dubes penggantinya nanti.

“Dubes Iran ingin mengakhiri masa tugasnya dan berpamitan. Dia mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang selama ini dilakukan serta hubungan baiknya antara Parlemen Iran dan Indonesia,” kata Nurhayati.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
palestina

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top