Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Samsung Pangkas Produksi Telepon Pintar di China

Samsung Electronics Co Ltd bakal memangkas volume produksi telepon pintarnya di pabriknya, di Huizhou, China, akibat ketatnya persaingan di Negara Panda tersebut.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 05 Juni 2019  |  12:41 WIB
Ponsel Samsung Galaxy Fold dipamerkan di layar dalam acara Samsung Electronics Unpacked di San Fransisco, Amerika Serikat pada 20 Februari 2019. - REUTERS/Stephen Nellis
Ponsel Samsung Galaxy Fold dipamerkan di layar dalam acara Samsung Electronics Unpacked di San Fransisco, Amerika Serikat pada 20 Februari 2019. - REUTERS/Stephen Nellis

Bisnis.com, JAKARTA--Samsung Electronics Co. Ltd. bakal memangkas volume produksi telepon pintarnya di pabriknya di Huizhou, China, akibat ketatnya persaingan di Negara Panda tersebut.

Pernyataan Samsung tersebut diutarakan setelah adanya laporan majalah Caixin yang menyebutkan perusahaan itu menawarkan pensiun dini kepada sejumlah karyawan di China.

Kendati demikian, Samsung menolak berkomentar kepada Reuters pada Rabu (5/6/2019) ketika ditanya volume produksi yang akan dipangkas.

Samsung, produsen telepon pintar terbesar di dunia, mencatatkan penurunan pangsa pasar di China kurang dari 1 persen pada tahun lalu akibat kalah saing dengan merek lokal, yakni Huawei Technologies Co. Ltd.

Namun, volume penjualan telepon pintar Samsung di China tumbuh 40 persen pada kuartal awal tahun ini dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Samsung mendirikan pabrik di Tianjin, China, pada Desember tahun lalu untuk meningkatkan efisiensi produknya di negara tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

samsung
Editor : Maria Yuliana Benyamin
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top