PWNU DKI Jakarta Gandeng Ormas Ciptakan Kondisi Sejuk Pascapilpres

Beberapa Ormas yang hadir pada acara tersebut di antaranya adalah PWNU Provinsi DKI Jakarta, PW Muhammadiyah Jakarta, FPI Jakarta, FBR, PP DKI Jakarta, FSTM Jakarta, LMP DKI Jakarta, Forkabi, LPOI Jakarta, JIC, DMI Jakarta, KODI DKI, Persis, PW Alwahilah DKI, PW SI DKI, Bang Japar, Majelis Rasulullah, PGIW DKI, Syamsi Syumus, Laskar Betawi dan DPD KNPI DKI Jakarta.
Sholahuddin Al Ayyubi | 14 Mei 2019 03:52 WIB
Nahdlatul Ulama (NU). - commons.wikimedia.org
Bisnis.com, JAKARTA -- Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi DKI Jakarta menggandeng sejumlah organisasi kemasyarakatan (Ormas) lain dan tokoh masyarakat untuk berkomitmen menciptakan kondisi yang sejuk setelah Pilpres 2019 digelar di Indonesia.
 
Wasekjen PWNU DKI Jakarta, Husnu Mubarok Amir mengakui pihaknya telah ditunjuk untuk menjadi tuan rumah pertemuan Ormas dan seluruh tokoh masyarakat di wilayah DKI untuk menggelar acara dengan tema Merajut Kembali Tenunan Rasa Kebangsaan Kita.
 
Beberapa Ormas yang hadir pada acara tersebut di antaranya adalah PWNU Provinsi DKI Jakarta, PW Muhammadiyah Jakarta, FPI Jakarta, FBR, PP DKI Jakarta, FSTM Jakarta, LMP DKI Jakarta, Forkabi, LPOI Jakarta, JIC, DMI Jakarta, KODI DKI, Persis, PW Alwahilah DKI, PW SI DKI, Bang Japar, Majelis Rasulullah, PGIW DKI, Syamsi Syumus, Laskar Betawi dan DPD KNPI DKI Jakarta.
 
"PWNU DKI Jakarta mencoba menginisiasi pertemuan para kyai, habaib, tokoh agama, pimpinan ormas dan juga tokoh-tokoh lintas iman agar keadaan di Jakarta tetap kondusif pasca pileg dan pilpres 2019 kemarin," tuturnya, Senin (13/5/2019).
 
Dia menjelaskan pada acara itu seluruh Ormas telah berkomitmen akan menjaga Indonesia agar damai dan sejuk, sekaligus merawat Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathoniyah dan Ukhuwah Insaniyyah.
 
“Kami ingin seluruh tokoh baik tokoh agama maupun ormas yang ada di DKI Jakarta ikut menjaga dan bertanggungjawab terciptanya suasana yang aman, sejuk dan damai di Ibukota Jakarta pascapileg dan Pilpres 2019 kemarin,” katanya.
 
Tak hanya itu, kata Husni, pihaknya berkomitmen untuk berkontribusi secara aktif dan partisipatif dalam membangun masyarakat Jakarta yang toleran, sebagai bagian penting dalam pembangunan Indonesia.
 
“Kita ingin membangkitkan kesadaran intelektual, emosional dan spiritual masyarakat Jakarta dalam memenangkan persaingan global serta mengkonstruk peradaban Indonesia dan dunia yang rahmatanlilalamiin,” ujarnya.
 
 
 
 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
nahdlatul ulama

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup