Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Selisih Elektabilitas Jokowi vs Prabowo Kian Tipis, di bawah 9 Persen

Pengamat psikologi politik Irfan Aulia mengatakan selisih elektabilitas Jokowi-Ma’ruf-Amin dan Prabowo-Sandi kian tipis di bawah 9 persen, kendati elektabilitas pasangan Capres Jokowi-Ma’ruf Amin masih unggul.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 11 Maret 2019  |  16:26 WIB
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kanan) disaksikan Ketua KPU Arief Budiman (tengah) bersiap mengikuti debat capres 2019 putaran kedua di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kanan) disaksikan Ketua KPU Arief Budiman (tengah) bersiap mengikuti debat capres 2019 putaran kedua di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA—Pengamat psikologi politik Irfan Aulia mengatakan selisih elektabilitas Jokowi-Ma’ruf-Amin dan Prabowo-Sandi kian tipis di bawah 9 persen, kendati elektabilitas pasangan Capres Jokowi-Ma’ruf Amin masih unggul.

”Pemantauan saya dari  jaringan para surveyor, selisih elektabilitas antara pasangan nomor urut 01 dengan 02 mulai tipis, di bawah 9%,” ujarnya kepada Bisnis saat ditemui usai sebuah diskusi di Gedung DPR, hari ini  Senin (11/3/2019).

Irfan mengatakan bahwa meski selisih elektabilitas kian tipis, dia mengatakan telah terjadi fluktuasi elektabilitas di antara kedua paslon. Hanya saja dia mengakui saat kedua capres cenderung berkampanye dengan memanfaatkan emosi massa,  sementara  tingkat  pemilh yang belum menentukan pilihan kian bertambah.

Dalam kondisi demikian, ujarnya, masih sulit memprediksi paslon yang akan memenangkan Pilpres 2019 meski elektabilitas paslon Jokowi-Ma’ruf untuk sementara mengungguli Prabowo-Sandi.

Sementara itu, Kepala Divisi dan Advokasi Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, mengaku tak percaya dengan hasil Lembaga survei Saiful Mujani Research Center (SMRC) yang menyatakan elektabilitas pasangan calon Jokowi-Ma’ruf Amin mengungguli pasangan Prabowo-Sandi. 

Dalam survei itu, Jokowi-Ma’ruf mencatat elektabilitas 54,9% dan Prabowo-Sandi 32,1%, sedangkan 13,0% sisanya belum menentukan pilihan.

“Kami tidak bisa mempercayai hasil survei sekarang, terlebih apabila lembaga surveinya tidak merilis siapa yang membiayai survei tersebut dan tidak membuka data mentahnya karena ini sangat penting sekali," ujar Ferdinand.

Karenanya, Ferdinand menganggap hasil-hasil lembaga survei sekarang hanya bunga-bunga demokrasi saja dan lembaga survei hanya bagian dari sebuah propaganda opini semata. 

"Jadi bagi kami, ini silahkan saja lembaga-lembaga survei merilis hasilnya yang kami pasti bentuk survei-survei seperti ini tidak bisa memberikan kepercayaan sedikit pun," ujar politisi Demokrat itu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

elektabilitas Pilpres 2019
Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top