Temui Wapres JK, REI Minta Dukungan Program Percepatan Rumah untuk ASN

Para pengembang yang tergabung dalam Realestat Indonesia (REI) menghadap Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk mendapatkan dukungan percepatan kebijakan pengadaan rumah untuk kalangan Aparatur Sipil Negara, Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Republik Indonesia (ASN, TNI dan Polri).
Anggara Pernando | 04 Februari 2019 16:25 WIB
Rumah sederhana di Jakarta - Istimewa
Bisnis.com, JAKARTA -- Para pengembang yang tergabung dalam Realestat Indonesia (REI) menghadap Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk mendapatkan dukungan percepatan kebijakan pengadaan rumah untuk kalangan Aparatur Sipil Negara, Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Republik Indonesia (ASN, TNI dan Polri). 

Soelaeman Soemawinata, Ketua Umum REI menuturkan Wakil Presiden Jusuf Kalla merupakan ketua Tim Pengembangan Perumahan bagi ASN, TNI dan Polri.

Dalam tim yang dibentuk oleh Kementerian Pekerjaan Umum ini, REI dilibatkan sebagai salah satu unsur dalam kelompok kerja (Pokja). 

"Kami mengharapkan bagaimana perumahan untuk ASN, TNI dan Polri ini dapat diwujudkan," kata Soelaeman yang biasa dipanggil Eman ini di Istana Wakil Presiden, Senin (4/2/2019). 

Dia menyebutkan sedikitnya ada tambahan permintaan sebanyak 350.000 unit rumah berbagai type jika kebijakan ini dapat direalisasikan.

"Kami harapkan aturan dapat terbit dalam 3 bulan ini sehingga April kita bisa langsung jalan," kata Eman lebih lanjut. 

Eman menambahkan di luar kebijakan khusus rumah untuk ASN, TNI dan Polri ini, REI menargerkan dapat membangun lebih dari 400.000 unit rumah sepanjang 2019.

Jumlah ini terbagi dua antara pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) serta rumah untuk non MBR.

"Kami juga sampaikan dari lebih 5.000 anggota REI sebanyak 80% diantaranya merupakan pengembang MBR," katanya.

Tag : rei, Wapres JK
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top