Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DPR : Capres & Cawapres Harus Berkompetisi Secara Bermartabat

Ketua DPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengimbau agar calon presiden maupun calon wakil presiden tetap mengedepankan etika berkompetisi yang sehat dan bermartabat sebagaimana juga para elit politik lainnya.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 30 Januari 2019  |  20:00 WIB
Ketua DPR Bambang Soesatyo - JIBI/Alif Nazzala Rizqi
Ketua DPR Bambang Soesatyo - JIBI/Alif Nazzala Rizqi

Bisnis.com, JAKARTA--Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengimbau agar calon presiden maupun calon wakil presiden tetap mengedepankan etika berkompetisi yang sehat dan bermartabat sebagaimana juga para elit politik lainnya.

"Gambaran mengenai kompetisi yang sehat dan bermartabat sangat diperlukan karena budaya berdemokrasi Indonesia masih menjalani proses pendewasaan. Masyarakat butuh pencerahan dan pembelajaran tentang persaingan politik yang sehat dan bermartabat itu," ujarnya, Rabu (30/1).

Dia menambahkan bahwa pencerahan dan contoh pembelajaran itu tentu saja sangat diharapkan dari aktor-aktor politik yang langsung maupun tak langsung terlibat dalam persaingan politik itu.

Bamsoet mengatakan bahwa pentingnya keteladanan dari para elit politik adalah karena panggung kompetisi Pemilihan Presiden (Pilpres) menyedot perhatian dan energi berbagai lapisan masyarakat, termasuk generasi milenial.

Dia mengakui menuju Pilpres pada 17 April 2019, ruang publik dijejali begitu banyak pernyataan, kasus dan perilaku yang sama sekali tidak etis karena ketidakmampuan untuk berkompetisi dengan sehat dan bermartabat.

"Ada upaya sistematis menunggangi keawaman publik tentang pilihan politik dengan membangun sentimen yang sangat tidak relevan dengan hakikat politik itu sendiri," ujarnya.

Bahkan ada juga upaya merusak akal sehat publik dengan menyebarluaskan berita bohong (hoaks), kritik atau kecaman yang tidak berlandaskan data resmi, hingga penghinaan kepada simbol negara, katnya tanpa memerinci pihak yang melakukannya.

Menurutnya, semua kritik yang proporsional memang wajib direspons untuk memperjelas duduk permasalahan setiap persoalan.  Namun, jika sekadar nyinyir, hendaknya tidak saling merespon agar ruang publik tidak gaduh, ujar politisi Partai Golkar itu.

"Harap diingat bahwa berbagai elemen masyarakat, termasuk generasi milenial,selalu menyimak dengan seksama strategi masing-masing kubu dalam upaya meraih kemenangan. Dalam konteks itu, elit politik masa kini wajib memberi contoh yang baik kepada generasi milenial," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr Pilpres 2019
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top