Wapres Jusuf Kalla: Ada atau Tidak Pemilu, Pembangunan Harus Jalan

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengakui penyelesaian proyek infrastruktur pemerintah sebelum Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 akan berpengaruh pada kontestasi politik.
Lingga Sukatma Wiangga | 27 November 2018 18:22 WIB
Proyek pembangunan Simpang Susun Semanggi, di Jakarta, Rabu (26/4). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA — Wakil Presiden Jusuf Kalla mengakui penyelesaian proyek infrastruktur pemerintah sebelum Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 akan berpengaruh pada kontestasi politik.

“Bahwa punya efeknya pasti saja. Bahwa pemerintah pasti begitu, pemerintah mana saja harus sukses. Kalau sukses kan pasti dipilih lagi kan. Itu hukum di mana saja, terjadi di negara mana saja,” ujarnya di Kantor Wakil Presiden RI, Selasa (27/11/2018).

Di sisi lain Jusuf Kalla menjelaskan, ada tidaknya pemilu sebenarnya pembangunan akan terus berjalan. Penyelesaiannya, kata dia, tergantung pada target masing-masing proyek.

“Ada proyek multiyears tergantung tempo, ada yang bisa segera selesai. Jangan lupa April [pemilu presiden] sekitar 5 bulan lagi. Tetapi tidak bisa 5 bulan, memang kerjanya multiyears. Tetapi yang bisa seperti MRT itu bisa, karena sudah hampir semua selesai tahun depan. Beberapa LRT, beberapa jalan tol tetapi tidak semuanya bisa. Kan jangka panjang,” tuturnya menjelaskan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyatakan pemerintah akan menyiapkan peresmian sejumlah infrastruktur yang diperkirakan siap beroperasi pada akhir tahun ini hingga awal tahun mendatang.

Presiden Jokowi memerinci sejumlah infrastruktur yang di maksud antara lain Pelabuhan Kuala Tanjung selesai pada akhir 2018, Makassar New Port selesai pada Januari 2019, Tol Jakarta-Surabaya tersambung Desember 2018, dan Tol Trans Sumatera Bakauheni-Terbanggi selesai akhir Desember tahun ini.

"Tapi untuk Bakauheni-Palembang sepanjang 350 km, insya Allah nanti saya tanya ke kontraktornya katanya Juni. Saya tawar mbok April. Mbok agak maju dikit ke April biar ada manfaatnya. Manfaat untuk lebaran," ujarnya dalam acara 'Kompas100 CEO Forum Tahun 2018', Selasa (27/11/2018).

Tak hanya itu, penyelesaian pembangunan runaway ketiga di Bandara Internasional Soekarno Hatta juga ditargetkan selesai pada akhir tahun ini karena slot penerbangan sudah sangat penuh.

Tag : jusuf kalla, infrastruktur
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top