Indeks Kepuasan Haji, Naik, Menag Anggap Ujian

Indeks kepuasan jemaah haji meningkat, ini respons Menag Lukman Hakim Saifuddin.
M. Syahran W. Lubis | 23 November 2018 07:22 WIB
Masjidil Haram, Makkah. - Reuters/Amr Abdallah Dalsh

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia tahun ini, berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS), berada di angka 85,23 atau masuk kategori sangat memuaskan. Hasil survei ini meningkat dibandingkan dengan 2017 yang 84,85 atau naik 0,38.

Menanggapi perkembangan positif tersebut, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menuturkan bahwa hasil survei BPS tersebut bagi Kementerian Agama adalah ujian.

“Mempertahankan angka yang baik itu tidak sederhana yaitu bagaimana pada 2019 indeks kepuasan jemaah tetap berada pada hasil sangat memuaskan," ujar Menag sebagaimana dilansir laman resmi Kemenag pada Kamis (22/11/2018).

Menurut Menag, peningkatan indkes kepuasan patut disyukuri. Caranya adalah dengan terus berupaya mempertahankan kualitas kinerja.

Capaian ini tentu merupakan buah dari dedikasi petugas haji yang luar biasa dan kebersamaan kementerian dan lembaga selama musim haji. Peningkatan indeks ini juga merupakan kontribusi dari ketaatan jemaah haji Indonesia serta fasilitas yang diberikan Pemerintah Arab Saudi.

Menag juga bersyukur karena banyak menerima masukan dari hasil survei ini. Disinggung soal masih adanya ketidakpuasan jemaah di Armina, Menag menjelaskan bahwa aspek tersebut tidak sepenuhnya menjadi kewenangan Indonesia, tapi Pemerintah Saudi.

Menag menggarisbawahi bahwa haji adalah pekerjaan besar di rumah orang dengan persoalan yang kompleks.

"Ini kegiatan di rumah orang. Jadi, kita tidak bisa leluasa mengatur segala sesuatunya karena ini di negara orang dengan regulasi yang berbeda. Kita juga harus bisa memosisikan diri," ujar Menag.

Di sisi lain, lanjutnya, Pemerintah Saudi juga tidak bisa sederhana dalam melayani tamu yang jumlahnya mencapai jutaan orang. “Poinnya kita mengerti dan kita berupaya kualitas pelayanan haji semakin membaik. Dengan baiknya pelayanan haji, secara tidak langsung kita membantu Pemerintah Saudi.”

Sumber : Kemenag.go.id

Tag : Ibadah Haji, kemenag
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top