Garap Samsat Online Nasional, Bukopin Bidik Pendapatan Komisi Naik 20%

Bank Bukopin menargetkan peningkatan fee based income 20%-30% dengan dioperasikannya aplikasi layanan Samsat Online Nasional.
Garap Samsat Online Nasional, Bukopin Bidik Pendapatan Komisi Naik 20% Ema Sukarelawanto | 15 November 2018 16:45 WIB
Garap Samsat Online Nasional, Bukopin Bidik Pendapatan Komisi Naik 20%
Direktur Konsumer Bank Bukopin Rivan A Purwantono (kanan) menandatangani nota kesepahaman pengembangan dan pemanfaatan aplikasi layanan Samsat Online Nasional disaksikan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kiri) dan Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi (kedua kiri), di sela-sela acara Rakor Tim Pembina Samsat Tingkat Nasional di Kuta, Bali, Kamis (15/11/2018). (Bisnis - Ema Sukarelawanto).

Bisnis.com, MANGUPURA - PT Bank Bukopin Tbk menargetkan peningkatan fee based income 20%-30% dengan dioperasikannya aplikasi layanan Samsat Online Nasional.

Direktur Konsumer Bank Bukopin, Rivan A Purwantono mengatakan melalui kerja sama pengembangan aplikasi layanan Samsat Online Nasional diharapkan bank ini  mamu menyediakan fitur layanan pembayaran yang lengkap bagi masyarakat.

“Secara bisnis pengembangan fitur ini merupakan bagian dari strategi perseroan untuk menggenjot pendapatan dari pos ‘fee based income’,” katanya, Rabu (15/11/2018).

Menurut Rivan fitur baru ini kian memperkuat posisi Bank Bukopin dalam penyediaan layanan pembayaran utilitas publik dan semkain memudahkan 3,6 juta nasabah serta masyarakat umum.

Bank Bukopin merupakan salah satu bank yang dipercaya untuk mengembangkan aplikasi layanan Samsat Online Nasional. Penandatanganan nota kesepahaman pengembangan dan pemanfaatan aplikasi layanan Samsat Online Nasional dilakukan disela-sela acara Rakor Tim Pembina Samsat Tingkat Nasional di Kuta, Bali, yang dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. 

Kerja sama tersebut melibatkan tiga pihak, yakni Kepolisian Negara RI, Kementerian Dalam Negeri, dan PT Jasa Raharja (Persero) sebagai pihak pertama, pemda dari 23 provinsi sebagai pihak kedua, serta kalangan perbankan, termasuk Bank Bukopin, sebagai pihak ketiga.

Rivan menyebutkan sebelumnya Bank Bukopin telah dipercaya melayani pembayaran e-Samsat pada Provinsi DKI Jakarta dan kini layanan secara online tersebut menjangkau secara nasional.

Selain meningkatkan layanan pembayaran ‘public utilities’, Rivan menjelaskan pengembangan aplikasi layanan Samsat online ini juga merupakan bagian dari strategi Bank Bukopin untuk memberkuat bisnis perbankan digital.

Untuk tahap awal, Bank Bukopin menyediakan saluran pembayaran layanan Samsat online melalui Bukopinet yang merupakan ‘rebranding’ dari layanan ‘payment point online bank’ (PPOB) yang telah dikembangkan sejak 2007.

Pada 2017, layanan PPOB Bank Bukopin telah memiliki jaringan hingga 30.000 agen/loket yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan jangkauan yang luas tersebut, diharapkan masyarakat semakin mudah mengakses layanan aplikasi e-Samsat di seluruh wilayah Indonesia.

Rivan menambahkan pada tahap berikutnya, aplikasi pembayaran Samsat Online Nasional ini juga akan dilayani oleh Bank Bukopin melalui aplikasi perbankan digital Wokee.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bukopin, Samsat

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top