Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Keluarga Penumpang Lion Air Berharap Keajaiban

Seorang ibu yang sedang hamil menanti kabar mengenai suami dan anaknya di Bandara Depati Amir di Pangkalpinang, Senin, berharap keduanya selamat dalam kecelakaan pesawat Lion Air JT 610.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 Oktober 2018  |  17:27 WIB
Keluarga Penumpang Lion Air Berharap Keajaiban
Keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 rute Jakarta-Pangkalpinang berada di ruang kedatangan Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang, Bangka Belitung, Senin (29/10/2018), menanti informasi mengenai kerabat mereka yang menumpang pesawat nahas tersebut. ANTARA FOTO - Yuli Savitri.
Bagikan

Bisnis.com, PANGKALPINANG - Seorang ibu yang sedang hamil menanti kabar mengenai suami dan anaknya di Bandara Depati Amir di Pangkalpinang, Senin, berharap keduanya selamat dalam kecelakaan pesawat Lion Air JT 610.

"Saya masih tetap berdoa, mudah-mudahan ada keajaiban atas keselamatan suami dan anak saya," kata Putri, yang suami dan anak sulungnya menumpang pesawat nahas yang jatuh di perairan Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

"Saya lagi hamil anak ketiga, usia kandungan lima bulan. Mudah-mudahan masih ada keajaiban," katanya dengan air mata berlinang.

Suami Putri yang bernama Wahyu dan anak sulungnya menumpang pesawat Lion Air rute Jakarta-Tanjungpinang. Keduanya berada di Jakarta untuk menonton pertandingan sepakbola dan kembali menumpang pesawat Lion Air yang berangkat pukul 06.10 WIB dari Jakarta.

Bersama putri, banyak keluarga dan kerabat korban kecelakaan pesawat yang menunggu informasi mengenai nasib orang-orang terdekat mereka di posko Basarnas di Bandara Depati Amir, berharap mereka selamat dari kecelakaan itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lion air

Sumber : Antara

Editor : Fajar Sidik
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top