Bareskrim Polri : Peredaran Narkotika Meningkat

Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipid Narkoba) Bareskrim Polri mengungkapkan peredaran narkotika pada minggu ketiga di bulan Oktober 2018 mengalami peningkatan dibandingkan minggu kedua Oktober 2018.
Sholahuddin Al Ayyubi | 22 Oktober 2018 12:51 WIB
Ganja - Bisnis.com/Sholahuddin Al Ayyubi
Bisnis.com, JAKARTA--Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipid Narkoba) Bareskrim Polri mengungkapkan peredaran narkotika pada minggu ketiga di bulan Oktober 2018 mengalami peningkatan dibandingkan minggu kedua Oktober 2018.
 
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri, Brigjen Pol Eko Daniyanto menjelaskan bahwa pada minggu kedua Oktober 2018 ada 825 perkara narkotika yang ditangani Kepolisian, kemudian kasus tersebut meningkat 6% pada minggu ketiga di bulan Oktober 2018 menjadi 869 perkara narkotika di Tanah Air.
 
"Hasil itu merupakan penghitungan dari Analisis dan Evaluasi yang dilakukan Jajaran Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri," tuturnya, Senin (22/10).
 
Eko juga menjelaskan bahwa barang bukti narkotika jenis ganja yang disita juga mengalami peningkatan, dari 6.065.039,31 gram ganja pada minggu kedua di bulan Oktober 2018 menjadi 7.889.318,36 gram.
Atau naik sekitar 30% hanya dalam waktu satu minggu.
 
Kemudian, narkotika jenis sabu juga meningkat pada periode yang sama dari 30.696,61 gram naik 100% menjadi 61.196,6 gram.
Sementara untuk narkotika jenis pil ekstasi, juga meningkat pada periode yang sama dari 2.396,15 butir menjadi 8.779,25 butir pil ekstasi.
 
Menurut Eko, barang bukti narkotika lainnya yang ikut meningkat adalah tembakau gorilla.
Minggu kedua di bulan Oktober 2018, ada sebanyak 13,63 gram jenis tembakau gorilla yang disita, angka itu kemudian naik pada minggu ketiga di bulan Oktober menjadi 168,87 gram atau naik 1,145%.
 
"Kami tidak akan berhenti untuk mengungkap kasus peredaran narkotika ini di seluruh Indonesia," kata Eko. 
Tag : narkotika, bareskrim
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top