Gempa Donggala-Palu: Grup Astra Alokasikan Bantuan Rp4,5 Miliar

PT.Astra International Tbk bersama perusahaan-perusahaan grup Astra, tersentuh untuk meringankan beban korban gempa dan tsunami Donggala-Palu dengan mengalokasikan dana bantuan kemanusiaan pada tahap awal senilai Rp4,5 miliar.
Yusran Yunus | 05 Oktober 2018 05:46 WIB
Alat berat PC200 dari PT United Tractors Tbk, anak perusahaan PT Astra International Tbk membantu membersihkan puing-puing bangunan yang roboh pascagempa di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (3/10/2018). Sebanyak empat unit alat berat dikerahkan untuk mempercepat proses pemulihan infrastruktur di sana - ist

Bisnis.com, JAKARTA - PT.Astra International Tbk bersama perusahaan-perusahaan grup Astra, tersentuh untuk meringankan beban korban gempa dan tsunami Donggala-Palu dengan mengalokasikan dana bantuan kemanusiaan pada tahap awal senilai Rp4,5 miliar.

Pada saat-saat awal pasca bencana, telah dikirimkan bantuan senilai Rp500 juta. Yang nantinya akan disusul dengan pengiriman bantuan tahap selanjutnya. Bantuan berupa 260 tenda, 60 genset, 1.000 selimut, 1.000 handuk, 6,5 ton beras, 1.900 liter bahan bakar, bahan makanan untuk dapur umum, alat mandi serta kebutuhan bayi dan wanita.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban para korban bencana,” ujar Pongki Pamungkas, Chief of Corporate Communications, Social Responsibility & Security PT Astra International Tbk, dalam pernyataan pers yang diterima Bisnis, Kamis (4/10/2018).

Melalui program Nurani Astra, Grup Astra di Jakarta, Makassar, Mamuju dan Palu, berkoordinasi untuk penyaluran bantuan tersebut. Astra juga bekerjasama dengan TNI AL dan AD dalam mengirimkan bantuan dan pengamanan penyaluran bantuan ke Kota Palu dan Kabupten Donggala.

Gempa bumi dengan kekuatan magnitude 7,4 SR mengguncang Kota Palu dan Kabupaten Donggala pada 28 September 2018 pukul 17.02 wib. Pada pukul 17.22 wib, terjadi tsunami setinggi enam meter yang melanda Pantai Talise di Kota Palu dan pantai di Kabupaten Donggala.

Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 3 Oktober 2018, total jumlah korban meninggal  mencapai 1.374 orang.

Komunikasi yang sempat lumpuh total, saat ini sudah berangsur membaik meski masih kesulitan untuk koordinasi dengan daerah. Kondisi listrik juga masih padam dan terbatas. Gempa susulan dilaporkan masih terus berlangsung.

Petugas BPBD, TNI, Polri, Basarnas, SKPD, dan relawan melakukan evakuasi serta pertolongan pada korban. Korban yang luka-luka ditangani oleh petugas kesehatan. Penanganan darurat masih terus dilakukan.

Grup Astra mendirikan posko Nurani Astra untuk penanggulangan bencana ini di Kantor perwakilan PT Astra Agro Lestari Tbk (AAL) di Jalan Garuda No. 59 Lolu Utara, Palu Selatan Kota Palu. Sebanyak 13 personil Search and Rescue Grup Astra telah berangkat dari Jakarta untuk bergabung di posko tersebut.

Tag : Gempa Palu
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top