Gempa Palu-Donggala: Gubernur Anies Kirim 83 Personel Bantuan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengirimkan Tim Tanggap Ibu Kota untuk membantu penanganan bencana di Sulawesi Tengah, khususnya Donggala dan Palu.
Regi Yanuar Widhia Dinnata
Regi Yanuar Widhia Dinnata - Bisnis.com 01 Oktober 2018  |  15:35 WIB
Gempa Palu-Donggala: Gubernur Anies Kirim 83 Personel Bantuan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin pelepasan Tim Tanggap Ibu Kota di Lapangan Silang Monas Selatan, Jakarta Pusat, Senin (1/10 - 2018). Foto: Humas Pemprov DKI Jakarta

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengirimkan Tim Tanggap Ibu Kota untuk membantu penanganan bencana di Sulawesi Tengah, khususnya Donggala dan Palu.

Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membentuk Tim Tanggap Ibu Kota yang berjumlah 83 orang. Tim ini terdiri atas beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprov DKI Jakarta. Tim tersebut dilepas secara simbolik oleh Pemprov DKI pada Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Silang Monas Selatan, Jakarta Pusat.

"Kita hadir untuk membereskan fase pertama bencana di sana. Sesudah itu, kita monitor dan berkomunikasi terus dengan seluruh jajaran pejabat pemerintah pusat yang bertugas di lapangan," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam keterangan pers, Senin (1/10/2018).

Tim Tanggap Ibu Kota ini dipimpin oleh Salman Anshori. Para personel mulai berangkat ke Sulawesi Tengah sejak Senin 1 Oktober 2018 hingga 10 hari ke depan. Tim ini berangkat untuk membantu penanganan korban pasca gempa tsunami Palu dan Donggala yang terjadi pada Jumat 28 September 2018 lalu.

"Saya mengajak warga Jakarta, mari kita sumbangkan apa yang kita miliki. Kita siapkan Balai Kota menjadi salah satu tempat penampungan sumbangan warga Jakarta untuk para korban di Palu dan Donggala," ujarnya.

Sebanyak 83 petugas ini terdiri atas 10 orang dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, 10 orang dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, 20 orang dari Dinas Kesehatan, lima orang dari BAZIS, 20 orang dari Dinas Sosial, serta 10 orang dari Satuan Polisi Pamong Praja.

Selain itu, perwakilan SKPD yang berangkat dari Dinas Kehutanan dua orang, satu orang dari Biro Administrasi Setda, empat orang dari Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik, serta 1 orang dari Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri.

Tim ini membawa bantuan logistik dan keperluan operasional ketika bekerja di lokasi. Adapun bantuan tersebut antara lain terpal, tenda darurat, sarung dan mukena, pakaian, kantong mayat, kain kafan, serta selimut. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Gempa Palu

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top