<p><strong>Bisnis.com</strong>, JAKARTA--Korea Utara menggelar parade militer besar-besaan dan bersiap menyelenggarakan pesta olahraga akbar untuk memperingati hari ulang tahun Ke-70 negara itu.</p><p>Uniknya, parade militer Korut tidak menampilkan rudal-rudal balistik yang mampu menjangkau daratan Amerika Serikat.</p><p>Berdasarkan pantauan terhadap berita stasiun televisi pemerintah Korut, keberadaan rudal balistik antarbenua (ICBM) tidak terlihat.</p><p>Parade militer tersebut dipantau sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, karena pada saat itulah Korut menampilkan persenjataan dan memberi pertanda apakah mereka menepati janji denuklirisasi. </p><p>Pada parade-parade sebelumnya, berbagai tank, rudal, dan ribuan personel militer dilibatkan. Namun, analis mengingatkan bahwa bukan berapa banyak tentara atau berapa banyak senjata yang akan diperagakan, melainkan jenis apa yang dipamerkan.</p><p>"Yang paling penting adalah apakah kita akan melihat rudal balistik antarbenua (ICBM) pada parade ini dan jika ada, berapa banyak," kata Fyodor Tertitskiy sebagaimana dikutip BBC.com, Minggu (9/9/2018).</p><p>Rudal balistik antarbenua, yang bisa mengangkut hulu ledak nuklir dan dapat menjangkau daratan AS, merupakan sumber kekhawatiran khalayak dunia.</p><p>Tertitskiy menilai Korut tidak berencana memusnahkan rudal-rudal tersebut. "Namun, kalaupun mereka memperlihatkan rudal-rudal pada parade ini, hal itu akan menjadi pertanda baik bahwa mereka tidak berpura-pura tidak punya".</p><p>Sementara itu, berdasarkan analisis citra satelit selama dua pekan terakhir, pesta olahraga Arirang yang bakal digelar selama September ditengarai akan berlangsung besar-besaran.</p><p>Pesta olahraga itu adalah yang pertama sejak 2013 lalu. Tema pada acara pembukaan adalah sejarah Korut selama 70 tahun dengan tajuk \'negara yang berjaya\'.</p><p>Bercermin dari sejumlah penyelenggaraan pesta olahraga Arirang sebelumnya, stadion-stadion akan terisi penuh dengan pesenam artistik dan penari.</p><p>Tiket bagi penonton asing bernilai lebih dari US$930 atau Rp13 juta, sehingga pemerintah Korut dapat mengeruk mata uang asing di saat negara mereka dikenai sanksi PBB.</p><p>Maskapai nasional Air Koryo dilaporkan telah menjadwalkan penerbangan tambahan dari Beijing demi mendatangkan lebih banyak wisatawan yang ingin menyaksikan pesta olahraga tersebut.</p><p>Peragaan dalam pesta olahraga itu tampaknya bakal memukau, namun pada penyelenggaraan-penyelenggaraan sebelumnya, PBB mengatakan sejumlah anak-anak dipaksa untuk turut andil atau membantu persiapan.</p>
Korut Tampil "Jinak", Gelar Parade Militer Tanpa Rudal Balistik
Uniknya, parade militer Korut tidak menampilkan rudal-rudal balistik yang mampu menjangkau daratan Amerika Serikat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Penulis : John Andhi Oktaveri
Editor : Saeno