Aroma Pilpres Merasuk ke Tanah Suci, Jemaah Diminta Menahan Diri

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyayangkan persaingan menjelang Pemilihan Presiden 2019 yang merasuk ke Tanah Suci.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 31 Agustus 2018  |  01:17 WIB
Aroma Pilpres Merasuk ke Tanah Suci, Jemaah Diminta Menahan Diri
Ibadah haji - Reuters/Ahmad Masood

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyayangkan persaingan menjelang Pemilihan Presiden 2019 yang merasuk ke Tanah Suci.

Menag meminta semua pihak yang berbeda pilihan politik untuk menahan diri selama berada di Tanah Suci.

“Mari sama-sama kita jaga Tanah Suci ini. Perbedaan aspirasi politik jangan sampai mencemari ibadah haji,’’ kata Menag kepada tim Media Center Haji (MCH) Madinah sebagaimana dilansir website resmi Kemenag pada Kamis (30/8/2018).

Menag mengingatkan Imam Besar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Abdurrahman As-Sudais, beberapa kali mengeluarkan pernyataan di berbagai media bahwa Makkah dan Madinah adalah kota suci untuk pelaksanaan haji.

’’Kita berhaji itu untuk ibadah, bukan untuk kepentingan lain,’’ ungkap Menag menegaskan.

Lukman juga meminta semua pihak menghargai Kerajaan Arab Saudi sebagai otoritas penyelenggara haji. Caranya dengan tidak melibatkan kepentingan lain selain ibadah haji selama berada di Tanah Suci.

’’Mari kita jaga bersama kota suci ini dari pengaruh luar yang tidak ada kaitannya sama sekali dengan ibadah,’’ tambahnya.

Menag juga mengingatkan bahwa semua orang memiliki kedudukan yang sama di hadapan Allah. ’’Tanah Suci ini milik kita bersama. Jangan sampai ada sekat-sekat politik yang membedakan kita,’’ lanjutnya.

Aroma persaingan pilpres memang ikut mewarnai prosesi haji. Pemicunya, ada jemaah yang mengunggah gambar-gambar bernuansa pilpres di Tanah Suci—yang belakangan sudah diturunkan—di akun media sosial mereka.

Bahkan, beredar pula foto-foto pembagian air zamzam dalam kemasan dengan logo bernuansa pilpres. Kemenag sedang mengusut hal tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Ibadah Haji

Sumber : Kemenag.go.id

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top