Densus 88 Antiteror Tangkap 8 Teroris di Banten

Detasemen Khusus 88 Antiteror meringkus 8 tersangka tindak pidana terorisme yang berperan sebagai perekrut dan instruktur pelatihan militer kelompok teroris Jamaah Ansharut Daullah (JAD) di wilayah Banten, Jumat (27/7/2018).
Sholahuddin Al Ayyubi | 29 Juli 2018 17:03 WIB
Brigjen Muhammad Iqbal - Antara

Bisnis.com, JAKARTA--Detasemen Khusus 88 Antiteror meringkus 8 tersangka tindak pidana terorisme yang berperan sebagai perekrut dan instruktur pelatihan militer kelompok teroris Jamaah Ansharut Daullah (JAD) di wilayah Banten, Jumat (27/7/2018).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Muhammad Iqbal mengatakan delapan orang pelaku tersebut berinisial AS, NVR, AD, ARM, IDO, STO, SDR dan JRM.

Menurutnya, pelaku yang berperan merekut dan memberikan pelatihan militer kepada kelompok teroris JAD di Gunung Pulosari Kabupaten Pandeglang Banten yaitu AS, NVR, AD, IDO, STO, SDR dan JRM.

Sedangkan ARM adalah pelaku teror yang pernah mengikuti rapat untuk membahas rencana pengeboman pada Natal dan Tahun Baru 2016 di Pondok Pesantren Batu, Malang, Jawa Timur.

"Delapan orang tersangka tindak pidana terorisme itu sudah kami amankan saat ini," tuturnya, Minggu (29/7/2018).

Menurutnya, delapan orang tersangka tindak pidana terorisme kini tengah menjalani pemeriksaan oleh Tim Densus 88 untuk dikembangkan ke tersangka lainnya di wilayah Banten.

Berikut data keterlibatan dan penangkapan 8 tersangka tindak pidana terorisme pada Jumat 27 Juli 2018 di wilayah Banten:

  1. AS ditangkap di Kios Juice Pertigaan Tarogong Depan Indomart Ds. Margasana Kec. Pagelaran Kab. Pandeglang Prov. Banten, 13.30 WIB. Ia tergabung dalam kelompok JAD, berperan sebagai perekrut dan pendoktrin dalam pelatihan di Pulosari Kab. Pandeglang pada hari Minggu tanggal 22 Januari 2017.
  2. NVR ditangkap di Komplek Griya Permata Asri Blok B 13 No. 15 Rt 02 / Rw 05 Kel. Dalung Kec. Cipocok Jaya Kota Serang, pukul 13.30 WIB. Ia berperan sebagai pembuat jadwal pelatihan militer di Gunung Pulosari Kab. Pandeglang pada hari Minggu tanggal 22 Januari 2017.
  3. AD ditangkap di Pasir Geleng, Kec. Malimping, Kab. Lebak, pukul 15.30 WIB. Ia pernah mendeklarasikan masuk ke dalam kelompok ISIS, merekrut dan menjadi instruktur latihan di Gunung Pulosari, Kab. Padeglang.
  4. ARM ditangkap di sekitar Link Tirta Laya RT 02 /07, Kota Serang, pukul 16.30 WIB Tersangka pernah mengikuti rapat di Pondok Pesantren Batu, Malang, Jawa Timur untuk membahas rencana pengeboman Natal dan Tahun Baru 2016
  5. IDO ditangkap di Cinanggung, Kota Serang, pukul 16.52 WIB, berperan dalam perekrut dan indoktrinasi JAD untuk melakasnakan pelatihan di Pulosari, Kab. Padeglang hari Minggu 22 Januari 2017.
  6. STO ditangkap di Desa Cikande, Kec. Jayanti, Kab. Tangerang, pukul 17. 20 WIB. Tersangka pernah melakukan latihan militer di Gunung Pulosari Kab. Pandeglang pada Minggu 22 Januari 2017.
  7. SDR ditangkap di Depan Mall Mayofile, Kota Cilegon, pukul 17.55 WIB. Ia pernah menjalani pelatihan militer di Gunung Pulosari Kab. Pandeglang, Minggu  22 Januari 2017.
  8. JRM ditangkap di Kepandean, Kota Serang, Banten, pukul 18.55 WIB. Ia pernah menjalani pelatihan militer di Gunung Pulosari Kab. Pandeglang, Minggu 22 Januari 2017.
Tag : terorisme
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top