Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mengenal Mukesh Ambani, Orang Terkaya di Asia Dengan Kekayaan US$44,3 Miliar

Ambani menjadi nakhoda bagi Reliance Industries Ltd., sebuah perusahaan besar di India yang bergerak di sektor energi hingga telekomunikasi dan e-commerce.
Annisa Margrit
Annisa Margrit - Bisnis.com 15 Juli 2018  |  14:30 WIB
Mengenal Mukesh Ambani, Orang Terkaya di Asia Dengan Kekayaan US$44,3 Miliar
Chairman dan Managing Director Reliance Industries Mukesh Ambani dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Mumbai, India, Kamis (5/7). - Reuters/Francis Mascarenhas
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Nama Mukesh Ambani mungkin tidak sepopuler Jack Ma atau Li Ka Shing, tapi kekayaannya mampu melampaui mereka berdua.

Ambani menjadi nakhoda bagi Reliance Industries Ltd., sebuah perusahaan besar di India yang bergerak di sektor energi hingga telekomunikasi dan e-commerce.

Sekarang berusia 61 tahun, Ambani diakui sebagai seorang pebisnis hebat setelah mampu mengembangkan Reliance, yang awalnya perusahaan tekstil dan diwarisinya dari sang ayah, hingga menjadi konglomerasi.

Ini beberapa fakta Ambani seperti dilansir dari Bloomberg, Minggu (15/7/2018):

1. Kekayaan Ambani menyentuh US$44,3 miliar atau sekitar Rp636,59 triliun
Kekayaannya sebagian besar berasal dari Reliance Industries, perusahaan terbesar kedua di India dengan kapitalisasi pasar lebih dari US$100 miliar.

Sebagai Chairman dan Managing Director Reliance, bersama dengan keluarganya, dia menguasai lebih dari 43% saham perusahaan. Selain itu, dia mempunyai saham di Reliance Industrial Infrastructure Ltd. dan memiliki beberapa investasi pribadi lainnya, termasuk pipa gas.

Mukesh Ambani (kanan) bersama istrinya, Nita, dan putra bungsunya, Anant./Reuters

2. Mewarisi Reliance dari ayahnya
Ambani mewarisi Reliance dari sang ayah, Dhirubhai Ambani. Ayahnya memulai karier dari bekerja sebagai kasir sebelum akhirnya mendirikan bisnis sendiri dengan berdagang rempah-rempah dan benang.

Reliance pun awalnya dibangun untuk memproduksi kain dan tekstil. Ambani kemudian dilatih sebagai insinyur kimia sebelum bergabung dengan Reliance sebagai direksi pada usia 20 tahun, bersama adiknya, Anil.

Dia berhasil mendapatkan reputasi yang baik setelah mengeksekusi sejumlah proyek skala besar dan membawa perusahaan ke sektor pengolahan minyak dan petrokimia pada 1990-an serta telekomunikasi dan ritel pada 2000-an. Ambani berperan besar dalam membangun kompleks pengolahan minyak terbesar dunia di Jamnagar, pesisir barat India.

3. Hubungan Ambani dan adiknya tidak rukun
Ketika sang ayah meninggal pada 2002, dia tidak meninggalkan surat wasiat. Ambani dan adiknya, yang hanya berbeda dua tahun dengannya, lantas berebut warisan sang ayah.

Konflik berlangsung selama lebih dari sepuluh tahun. Akhirnya, ibu mereka berupaya menyelesaikan sengketa dengan membuat sebuah perjanjian, di mana kakak beradik itu sepakat membagi dua bisnis keluarga.

Ambani menguasai pengolahan minyak, petrokimia, migas, dan tekstil. Sementara itu, adiknya mengambil alih bisnis konstruksi, telekomunikasi, manajemen aset, hiburan, dan listrik.

4. Bagaimana kehidupan Anil Ambani?
Kekayaannya terus berkurang setelah dia tersangkut utang besar dan bisnis telekomunikasinya tidak mampu bersaing. Pada 2018, Ambani membantu membayar utang sang adik dengan membeli sebagian besar aset Reliance Communications Ltd.

Reliance Jio Infocomm Ltd./Reuters

5. Bagaimana perjalanan hidup Ambani?
Dia dipanggil ayahnya untuk pulang ke India ketika sedang mengejar gelar MBA di Stanford University. Ayahnya memang sangat mempercayai Ambani.

Setelah berpisah dengan Anil, Reliance berkembang makin kuat hingga krisis ekonomi 2008 terjadi. Kinerja melambat dan investor meragukan rencana perusahaan untuk mengakuisisi perusahaan kecil yang sudah memenangkan lelang spektrum broadband di negara itu.

Meski sempat membebani performa saham, tapi keputusan tersebut berbuah manis dan akhirnya mampu mengerek saham Reliance.

6. Dukungan dari Reliance Jio Infocomm Ltd.
Investor sangat optimistis terhadap bisnis telekomunikasi ini. Layanan yang diberikan tidak hanya bebas biaya telepon dan tarif data yang murah, tapi juga integrasi antara bisnis konsumer Reliance dengan telekomunikasi dan media.

"Jio adalah pendorong terbesar di balik lonjakan harga Reliance," ujar Managing Director K.R. Choksey Shares and Securities Pvt Deven Choksey.

7. Siapa yang akan mewarisi kerajaan bisnis Ambani?
Pewarisnya masih belum jelas. Ambani memiliki tiga anak dan seluruhnya sudah dilibatkan di perusahaan.

Kembar Isha dan Akash, yang berusia 26 tahun, sudah diperkenalkan lebih lama di bisnis Reliance, di mana keduanya memegang posisi eksekutif di bisnis telekomunikasi. Anant, adik mereka, juga mulai aktif ikut serta dalam kegiatan perusahaan.

Isha dan Akash, anak kembar Mukesh Ambani./Reuters

8. Apa saja yang disukai Ambani?
Makanan India, film Bollywood, dan kriket--sama seperti sebagian besar warga India lainnya. Saking senangnya dengan film dalam negeri, dia bisa menonton tiga film Bollywood dalam sepekan.

Selain itu, dia adalah pemilik klub kriket profesional. Ambani juga sangat menggemari teknologi dan tidak pernah ketinggalan menggunakan gawai terbaru.

Yang paling mudah diingat mungkin tempat tinggalnya bersama sang istri, Nita, dan anak-anaknya. Rumahnya sangat megah--memiliki 27 lantai--dan diperkirakan bernilai US$400 juta atau sekitar Rp5,7 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

orang terkaya

Sumber : Bloomberg

Editor : Annisa Margrit
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top