Muluskan Akuisisi OOIL, Ini Langkah yang Akan Diambi Cosco

Cosco Shipping Holdings Co. berjanji untuk menjual terminal kontainer yang dimilikinya di Kalifornia. Langkah tersebut diambil untuk menenangkan regulator AS sambil memuluskan jalan akuisisinya terhadap Orient Overseas International Ltd. (OOIL) yang senilai US$6,3 miliar.
Dwi Nicken Tari | 09 Juli 2018 16:13 WIB
ilustrasi - Reuters

Kabar24.com, JAKARTA – Cosco Shipping Holdings Co. berjanji untuk menjual terminal kontainer yang dimilikinya di Kalifornia. Langkah tersebut diambil untuk menenangkan regulator AS sambil memuluskan jalan akuisisinya terhadap Orient Overseas International Ltd. (OOIL) yang senilai US$6,3 miliar.

Menurut berkas perusahaan, Cosco telah menandatangani kesepakatan keamanan nasional dengan AS pada Jumat (6/7/2018) untuk menyerahkan fasililtas terminal Long Beach miliknya kepada pihak ketiga.

Sementara itu, Komite Investasi Asing di AS (Committee on Foreign Investment in the U.S/CSIUS) masih menindaklanjuti transaksi Cosco untuk mengakuisisi OOIL, perusahaan jasa pengiriman yang berbasis di Hong Kong. Adapun Cosco telah mengumumkan rencana akuisisi ini sejak setahun yang lalu.

Berkas tersebut juga menyampaikan bahwa CFIUS telah memberitahukan semua pihak yang terlibat di dalam kesepakatan, bahwa tidak ada lagi isu yang belum terselesaikan yang berhubungan dengan keamanan nasional.

Kendati Cosco tidak menyebutkan siapa pembeli maupun nilai jualnya, Bloomberg Intelligence memperkirakan nilai fasilitas terminal milik Cosco itu mencapai US$1 miliar.

“Tentu saja Cosco menginginkan terminal Long Beach, namun mereka telah membeli OOIL yang bisa memberikan lebih kepada Cosco,” kata Rahul kapoor, analis Bloomberg Intelligence, seperti dikutip Bloomberg, Senin (9/7/2018).

Kapoor menjelaskan, alasan utama Cosco membeli OOIL adalah karena OOIL memiliki jaringan, teknologi, dan basis pelanggan yang luas.

Adapun di bawah kesepakatan dengan Departemen Keamanan dan Kehakiman Dalam Negeri AS, kepemilikan baru terminal Long Beach nantinya harus diberikan kepada warga negara AS, bukan pemegang saham OOIL, dan tidak memiliki hubunngan dengan Cosco.

Sementara itu, transaksi akuisisi juga telah mendapat persetujuan dari Biro Anti-Monopoli China sekitar sepekan sebelumnya. Alhasil, Cosco akan tampil menjadi perusahaan kontainer terbesar ketiga di dunia, dalam hal kapasitas, setelah Maersk Line asal Denmark dan Mediterranean Shipping Co. dari Swiss.

Adapun akuisisi Cosco terhadap OOIL merupakan bagian dari konsolidasi besar-besaran untuk menangani masalah perusahaan seperti kelebihan kapasitas, penurunan tarif angkut, dan akumulasi kerugian.

Saham Cosco pun menguat 2,1% menjadi 3,42 dolar Hong Kong pada pukul 9.36 pagi di Hong Kong, sementara saham yang diperdagangkan di Shanghai memperoleh 0,4% menjadi 4,69 yuan.

Tag : kontainer, akuisisi
Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top