Bahas Minyak, Putin dan Salman Rencakan Pertemuan saat Piala Dunia 2018

Presiden Rusia Vladimir Putin berencana akan bertemu dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman di sela-sela gelaran Piala Dunia 2018 untuk membahas produksi minyak dunia.
M. Nurhadi Pratomo | 14 Juni 2018 18:02 WIB
Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri upacara pembukaan Piala Dunia di Luzhniki Stadium, yang akan menjadi tuan rumah pertandingan Piala Dunia FIFA 2018, di Moskow, Rusia 9 September 2017. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA— Presiden Rusia Vladimir Putin berencana akan bertemu dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman,  di sela-sela gelaran Piala Dunia 2018 untuk membahas produksi minyak dunia.

Juru Bicara Pemerintah Rusia Dmitry Peskov mengatakan Putin akan menemui Salman saat pembukaan Piala Dunia 2018. Menurutnya, kedua pemimpin itu akan bertemu membahas pembatasan produksi minyak global.

“Keduanya akan membahas perjanjian pemangkasan ekspor di mana Arab Saudi dan Rusia memimpin,” ujarnya Peskov dilansir melalui Reuters, Kamis (14/6/2018).

Menurut catatan Bisnis.com, Amerika Serikat telah meminta kepada Arab Saudi untuk meningkatkan produksi minyak. Langkah itu menyusul pembatasan ekspor yang dilakukan oleh Iran.

Seperti diketahui, harga minyak telah naik 60% dalam setahun terakhir setelah OPEC dan negara produsen non-OPEC memutuskan untuk mengurangi pasokan pada 2017. Para penghasil minyak terbesar didunia tersebut rencana akan mengadakan rapat di WINA pada 22 Juni 2018 hingga 23 Juni 2018 di Wina, Austria.

Harga bahan bakar minyak di Negeri Paman Sam tercatat telah merangkak naik hingga US$3 per galon selama liburan musim panas. Angka tersebut mendekati US$4 per galon yang terjadi pada Resesi Besar pada 2007-2009. 

Kendati demikian, Departemen Energi AS mencatat permintaan bensin tetap tinggi dan tercatat naik dengan kisaran 9,9 juta barel per hari pada pekan lalui.

Tag : Harga Minyak, opec, vladimir putin
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top