Optimalisasi Layanan Baznas Ditingkatkan

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan pelayanan secara optimal kepada para muzaki (pembazar zakat) dan mustahik (penerima zakat).
Nurudin Abdullah | 31 Mei 2018 17:45 WIB
Ketua Baznas Bambang Dudibyo (tengah) didampingi Sekretaris Baznas Jaja Jaelani (kiri) menjelaskan tentang optimalisasi layanan kepada muzaki dan mustahik di Jakarta, Kamis (31/5/2018). - JIBI/Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan pelayanan secara optimal kepada para muzaki (pembazar zakat) dan mustahik (penerima zakat).

Ketua Baznas, Bambang Sudibyo, mengatakan pihaknya melakukan inovasi sepanjang tahun di bidang penghimpunan maupun penyaluran zakat, infak dan sedekah (ZIS).

“Hal itu mengarah kepada penggunaan digital dalam berbagai transaksi. Baznas melakukan berbagai langkah progresif dalam pengembangan zakat digital,” katanya, Kamis (31/5/2018).

Dia menyampaikan hal itu saat membuka Focus Group Discussion (FGD) bertema Baznas, Ramadhan, dan Inovasi Strategi Marketing Communication yang juga dihadiri Sekretaris Baznas, Jaja Jaaelani, serta anggota Baznas Muhammadiyah Amin dan Bahrul Hayat.

Menurutnya, berbagai inovasi dilakukan antara lain kampanye melalui media, baik itu media massa, media sosial maupun media luar ruang, disamping meningkatkan pelayanan agar muzaki lebih mudah menunaikan zakat melalui Baznas.

Adapun pengumpulan yang telah dilakukan Baznas melalui dunia digital, antara lain servis berdonasi menggunakan beberapa aplikasi seperti Go Pay, OORTH, dan Kitabisa.com.

Kemudian, dengan platform digital milik Baznas, misalnya website, fanpage Baznas, media sosial milik Baznas dan apps store Muzaki Corner, dan masyarakat juga dapat memanfaatkan servis virtual robot zakat Zaki Baznas.

“Juga menikmati kemudahan pembayaran zakat, infak dan sedekah secara digital melalui beberapa saluran, seperti GoPay, Kitabisa, Shopee, Tokopedia, Blibli, Lazada, Go-Tix, Paypro, BRI Mobile, T-Cash, OVO, dan mesin M-Cash,” ujarnya.

Sementara itu Sekretaris Baznas Jaja Jaelani, mengatakan dari sisi penyaluran zakat, berbagai program telah dilakukan Baznas dalam meningkatkan pelayanan mustahik yang dikemas secara inovatif.

Dengan demikian, imbuhnya, bantuan lebih mudah dijangkau mustahik antara lain melalui Layanan Aktif Baznas (LAB), Baznas Tanggap Bencana (BTB), Lembaga Beasiswa Baznas, Rumah Sehat Baznas (RSB), dan Zakat Community Development (ZCD).

“Dengan mengusung tagline Kuat Karena Zakat, Baznas juga menyediakan pelayanan berzakat seperti rekening-rekening khusus, peranti digital serta konter di berbagai tempat termasuk perkantoran dan pusat perbelanjaan,” tegasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
zakat, baznas

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top