Lewat Gandeng Gendong, Produk Kampung Keparakan Mejeng di Hotel

Pelaku usaha mikro dan kecil di Kota Yogyakarta menyatakan siap jika diminta menampilkan produk unggulan mereka apabila diberikan tempat khusus untuk mempromosikan produk di hotel.
Newswire | 17 April 2018 17:03 WIB
Aktivitas di Kampung Kerajinan Keparakan di Yogyakarta. - JIBI/Harian Jogja

Bisnis.com, YOGYAKARTA - Pelaku usaha mikro dan kecil di Kota Yogyakarta menyatakan siap jika diminta menampilkan produk unggulan mereka apabila diberikan tempat khusus untuk mempromosikan produk di hotel.

"Tentu kami siap. Selama ini sudah ada pelaku usaha yang bekerja sama dengan hotel, tetapi bentuknya memenuhi permintaan dari hotel atau memenuhi permintaan buyer untuk hotel, tidak langsung mempromosikan produk di hotel," kata Ketua Kampung Kerajinan Keparakan Kota Yogyakarta Sujadi di Yogyakarta pada Selasa (17/4/2018).

Menurut dia, produk dari Kampung Kerajinan Keparakan yang sering dipesan untuk memenuhi kebutuhan hotel, bahkan memenuhi permintaan rumah sakit adalah sandal.

Sujadi menambahkan, produk alas kaki berupa sandal maupun sepatu merupakan produk unggulan dari Kampung Kerajinan Keparakan, meskipun kampung tersebut juga memproduksi kerajinan lain seperti beragam tas, aksesoris dan beragam produk dari batik.

Di Kampung Kerajinan Keparakan terdapat 41 pelaku usaha mikro kecil dan menengah.

”Selama ini pelaku usaha mikro kecil di kampung kami juga sudah sangat disibukkan untuk memenuhi permintaan dari hotel atau buyer lain, tetapi terkadang hasil produksi memang tidak terserap 100 persen sehingga bisa ditampilkan untuk dipromosikan melalui hotel," papar Sujadi.

Sementara itu, Kepala Bidang Usaha Mikro Kecil Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta Tri Karyadi Riyanto mengatakan produk yang dihasilkan pelaku usaha mikro dan kecil di daerah itu sudah ada yang berkualitas baik, tetapi masih ada juga produk yang masih memerlukan pendampingan untuk peningkatan mutu.

Menurut dia, dalam program Gandeng Gendong yang diluncurkan beberapa hari lalu, ada komitmen dengan pengelola hotel untuk memberi tempat bagi pelaku usaha mikro kecil untuk menampilkan produk di hotel.

Dalam komitmen tersebut, lanjut Tri, pihak hotel juga bersedia untuk membina pelaku usaha mikro kecil apabila produk yang ditampilkan belum memenuhi kualitas yang diinginkan.

Meskipun demikian, dia menyebutkan sudah ada beberapa hotel yang tertarik untuk menampilkan produk dari pelaku usaha mikro kecil salah satunya hotel di Jalan Urip Sumoharjo yang berminat menggunakan produk kuliner dan kerajinan dari pelaku usaha mikro kecil di wilayah sekitarnya.

"Harapan kami memang seperti itu. Hotel bisa menyerap produk yang dihasilkan pelaku usaha yang ada di sekitarnya," ucap Tri.

Dia pun menyarankan agar pelaku usaha mikro dan kecil bisa memasang katalog produk di hotel agar wisatawan atau tamu hotel bisa datang langsung ke tempat pelaku usaha apabila mereka tertarik.

Sumber : Antara

Tag : kerajinan
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top