Pendiri Peritel Mainan AS Toys R Us Meninggal Dunia

Pendiri Toys R Us Charles Lazarus meninggal dunia, tidak lama setelah perusahaan yang didirikannya mengumumkan bangkrut.
Annisa Margrit | 23 Maret 2018 09:42 WIB
Pejalan kaki melintas di depan gerai Toys R Us, di Times Square, New York, Amerika Serikat. - Reuters/Carlo Allegri

Bisnis.com, JAKARTA -- Pendiri Toys R Us Charles Lazarus meninggal dunia, tidak lama setelah perusahaan yang didirikannya mengumumkan bangkrut.

Bloomberg melansir Jumat (23/3/2018), Lazarus meninggal dalam usia 94 tahun di kediamannya di Manhattan, New York, AS. Juru Bicara Toys R Us Amy von Walter mengatakan kabar duka ini menambah kesedihan perusahaan di tengah masa-masa yang berat.

"Kami berterima kasih atas energi positifnya, semangatnya kepada konsumen, dan cintanya kepada anak-anak di mana pun," ujarnya.

Toys R Us, peritel mainan besar asal AS, terpaksa mengajukan kepailitan lantaran tidak mampu membayar utang-utangnya. Perusahaan tersebut mengumumkan bangkrut pada September 2017 dengan utang mencapai lebih dari US$5 miliar.

Sepekan lalu, Toys R Us menyampaikan akan menutup seluruh gerainya di AS setelah sebelumnya memutuskan menutup cabang-cabang di Inggris. Sementara itu, gerai di luar AS dan Inggris tengah diupayakan untuk dijual.

Secara keseluruhan, perusahaan itu memiliki lebih dari 1.600 toko Toys R Us dan Babies R Us di 38 negara. Ketatnya persaingan dengan e-commerce, seperti Amazon, membuat perusahaan ini tidak mampu bertahan.

Lazarus membuka gerai Toys R Us pertama pada 1957 di daerah Maryland, AS. Ide mendirikan toko mainan muncul setelah dia kembali dari medan perang pada Perang Dunia II.

Ketika itu, teman-temannya mengatakan akan langsung menikah dan memiliki anak setelah sampai kembali ke AS.

Lazarus menilai hal itu sebagai sebuah peluang usaha. Apalagi, mainan biasanya tidak bertahan lama.

Untuk itu, dia mengubah toko sepeda milik ayahnya menjadi toko mainan. Lazarus mundur dari posisi sebagai CEO pada 1994 dan chairman pada 1998.

Sumber : Bloomberg, BBC

Tag : ritel
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top