DPR Segera Bentuk Panja Bawang Putih

JAKARTA--Anggota Komisi lll DPR Arteria Dahlan mengatakan akan membentuk Panitia Kerja (Panja) penyelundupan bawang putih dan temuan bibit bawang putih yang beredar di masyarakat.
John Andhi Oktaveri | 20 Maret 2018 22:56 WIB
Ilustrasi - Antara/Rahmad

Kabar24.com, JAKARTA--Anggota Komisi lll DPR Arteria Dahlan mengatakan akan membentuk Panitia Kerja (Panja) penyelundupan bawang putih dan temuan bibit bawang putih yang beredar di masyarakat.

“Dalam waktu dekat kita akan bentuk Panja, kita tidak akan berhenti begitu saja harus tuntas," ujar Arteria di sela-sela rapat paripurna, Selasa (20/3).
Arteria menyebutkan adanya dugaan keterlibatan Kementerian Perdagangan dalam praktik kartel impor bawang putih.

"Saya dapat informasi ada yang memainkan permufakatan jahat dalam tata niaga impor bawang putih," ujar politisi PDIP itu.

Dia mengungkapkan bahwa yang mengajukan aplikasi Surat Persetujuan Impor (SPI) bawang putih ke Kementerian Perdagangan sudah lebih dari 40 perusahaan importir.

Namun pada tanggal 28 Februari 2018, pemerintah mengeluarkan SPI hanya kepada 13 perusahaan importir, diantaranya adalah PT MJK, ExA, Prt, BCS, AMS, SJP, RMS, Hani, SMSA, FIM, MJNt, dan TSR.

Nama terakhir ditemukan Tim Kemendag menjual bibit bawang putih impor asal Cina dijual di Pasar Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (23/2).

Dari jumlah tersebut setidaknya ada empat importir atau afiliasinya yang dikenakan sanksi oleh KPPU karena terbukti kartel bawang putih di tahun 2013 lalu. Akan tetapi, perusahaan itu tetap mendapatkan SPI.

Terkait kasus itu, Arteri meminta Kapolri turun untuk mengungkap permufakatan jahat dan kartel terhadap tata niaga impor di Kementerian Perdagangan.
"Polri harus menjadi polisi pejuang untuk mengungkap ini demi kepentingan rakyat," ujar Arteria.

Diindikasikan keuntungan importir bawang putih cukup besar atau triliunan rupiah bila tahun 2018 ini ada 13 importir mendapatkan SPI sebanyak 126 ribu ton. Arteria memperkirakan keutungan itu bisa mencapai Rp4 triliun kalau harga bawang putih impor di China hingga sampai ke gudang di Indonesia bermodalkan dibawah Rp10.000 per kilogram lalu dijual di dalam negeri Rp40 ribu.

“Kartel bawang putih ini berpotensi meraup keuntungan sebesar Rp4 triliun, angka yang fantastis,” ujarnya.

Tag : komoditas
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top