Ini Kata Jokowi Soal Hari Musik Nasional

Sama halnya dengan bangsa Indonesia yang beragam tapi tetap selalu mengupayakan kerukunan dan keharmonisan, Presiden mengatakan bahwa musik nasional juga demikian adanya: berbeda selera tapi tetap harmonis.
Yodie Hardiyan | 09 Maret 2018 13:51 WIB
Presiden Joko Widodo - Antara/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo mengapresiasi musik Indonesia dan menilai hidup tanpa musik terasa hambar.

Pernyataan itu disampaikan oleh Kepala Negara terkait Hari Musik Nasional yang diperingati pada Jumat (9/3/2018). Hari Musik Nasional diketahui bertepatan dengan hari lahir salah satu pahlawan nasional, Wage Rudolf Soepratman, yang juga pencipta lagu kebangsaan.

Sama halnya dengan bangsa Indonesia yang beragam tapi tetap selalu mengupayakan kerukunan dan keharmonisan, Presiden mengatakan bahwa musik nasional juga demikian adanya: berbeda selera tapi tetap harmonis. Untuk itu, memanfaatkan momentum Hari Musik Nasional, Presiden menyampaikan harapannya agar musik nasional tetap dijaga keberadaannya.

"Musik kita jaga keberadaannya. Semoga eksistensi musik nasional lebih diakui keberadaannya secara global. Hidup tanpa musik terasa hambar," tutur Jokowi dalam keterangan resmi, Jumat (9/3/2018).

Presiden juga mengunggah video dalam akun media sosialnya. Dalam video itu, Jokowi berharap Konferensi Musik Indonesia yang diselenggarakan untuk pertama kalinya pada 7-9 Maret 2018 di Ambon dapat mendorong perkembangan musik Indonesia.

Insan musik Tanah Air diharapkan mampu merumuskan dan memperjuangkan musik Indonesia agar dapat terus berkembang dan eksistensinya diakui di ranah global.

Tag : musik
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top