UMM Latih Dosen Keterampilan Khusus untuk Cetak Wirausahawan

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mendorong mahasiswa menjadi wirausaha dengan membekali dosen dengan keterampilan khusus pengembangan karir dan kewirausahaan sebagai pembekalan untuk anak-anak didiknya.
Choirul Anam | 26 Februari 2018 20:15 WIB
Rektor UMM Fauzan (tengah) memberikan pengarahan pada peserta membuka Training for Trainer Dosen Karir dan Kewirausahaan UMM di Hall Rusunawa UMM, Senin (26/2 - 2018). Istimewa

Kabar24.com, MALANG—Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mendorong mahasiswa menjadi wirausaha dengan membekali dosen dengan keterampilan khusus pengembangan karir dan kewirausahaan sebagai pembekalan untuk anak-anak didiknya.

Rektor UMM Fauzan mengatakan pertumbuhan jumlah rasio kewirausahaan secara nasional yang masih kecil menjadi perhatian dan konsentrasi UMM untuk membangun iklim kewirausahaan bagi mahasiswa.

“Membangun jiwa kewirausahaan merupakan sejarah baru bagi UMM untuk menghadapi era millennial,” katanya saat membuka Training for Trainer Dosen Karir dan Kewirausahaan UMM di Hall Rusunawa UMM, Senin (26/2/2018).

Dia berpesan kepada 149 peserta yang merupakan dosen perwakilan dari seluruh program studi agar mengintergrasikan perkembangan isu-isu terbaru dalam kegiatan belajar mengajar.

"Perubahan mindset dalam mengajar harus dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas hasil belajar mahasiswa,"ucapnya.

Wakil Rektor Bidang I UMM Syamsul Arifin menambahkan UMM saat ini berada di posisi yang ideal untuk mengembangkan model pembelajaran yang futuristik sebagai upaya pembentukan profil lulusan yang berkualitas. Salah satunya dapat dilakukan dengan pembentukan jiwa kewirausahaan.

"Saat ini, perkembangan UMM menuntut kami untuk membentuk profil lulusan yang berkualitas," ujarnya.

Wakil Rektor Bidang II UMM Nazaruddin Malik menegaskan pengajaran kewirausahaan yang paling sulit adalah menumbuhkan kepekaan pada potensi usaha yang dapat dibangun.

Untuk mengasah hal ini, maka UMM terus berupaya untuk membangun lingkungan sosial yang dapat membentuk semangat kewirausahaan bagi semua civitas akademika.

"UMM saat ini berusaha membangun lingkungan sosial yang memberikan ruang berekspresi bagi seluruh elemen universitas," ucapnya.

Ketua Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Malang Agus Endra menjelaskan bahwa untuk menjadi seorang entrepreuner dibutuhkan keuletan dan ketelatenan. Kedua hal tersebut sudah menjadi hal yang wajib dimiliki seorang wirausahawan.

"Entrepreneur itu cuma butuh dua hal, ulet dan telaten," jelas Agus.
Khusus bagi mahasiswa, dia menyarankan, bidang usaha yang paling tepat adalah yang berhubungan dengan teknologi karena memiliki peluang yang besar untuk berkembang.

"Kewirausahaan yang berhubungan dengan teknologi akan menjadi usaha yang berkelanjutan,"katanya.

Dalam gelaran ini, seluruh dosen yang hadir di bekali beberapa materi diantaranya perkembangan bentuk kewirausahaan di era digital, Focus Group Discussion_ (FGD) untuk merancang business plan, self management, self assessment, serta business capital access.

Nantinya akan dibuka Kelas Khusus Karir dan Kewirausahaan bagi mahasiswa semester akhir yang ditempuh dan diselesaikan dalam beberapa pertemuan dengan garapan semua lulusan UMM siap menjadi wirausahawan.

Tag : Universitas Muhammadiyah Malang
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top