Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mcdonald's Bakal Hapus Cheeseburger dari Paket Happy Meal? Ini Alasannya

McDonald's bakal menghapus menu cheeseburger dari menu paket Happy Meal sebagai respons atas pembahasan makanan sehat seiring terus naiknya tingkat obesitas anak di AS.
Surya Rianto
Surya Rianto - Bisnis.com 17 Februari 2018  |  07:40 WIB
Logo McDonalds terlihat di luar salah satu gerai restoran cepat saji itu di Sint-Pieters-Leeuw, dekat Brussels, Belgia, Rabu (14/2). - Reuters/Yves Herman
Logo McDonalds terlihat di luar salah satu gerai restoran cepat saji itu di Sint-Pieters-Leeuw, dekat Brussels, Belgia, Rabu (14/2). - Reuters/Yves Herman

Bisnis.com, JAKARTA -- McDonald's bakal menghapus menu cheeseburger dari menu paket Happy Meal sebagai respons atas pembahasan makanan sehat seiring terus naiknya tingkat obesitas anak di AS.

Chief Executive Officer McDonald's Corp. Steve Easterbrook mengatakan pihaknya berharap tindakan penghapusan cheeseburger pada paket Happy Meal bisa memberikan pilihan yang baik kepada konsumen dan menguntungkan jutaan keluarga.

"Selain itu, ini juga menjadi langkah penting untuk membangun Mcdonald's menjadi lebih baik," ujarnya seperti dilansir Bloomberg, Sabtu (17/2/2018).

Mcdonald's mengumumkan pihaknya akan membuat semua menu paket Happy Meal memiliki kurang dari 600 kalori pada 2022. Namun, menu klasik cheeseburger akan tetap tersedia di Mcdonald's bila ada permintaan dari konsumen.

Selain itu, restoran cepat saji itu juga akan memotong kandungan gula dari susu coklat. Mcdonald's akan mengganti susu coklat menjadi air mineral dalam paket khusus anak-anak tersebut.

Tingkat obesitas anak di AS memang terus meningkat dan telah mencapai tiga kali lipat sejak 1970-an. Untuk itu, Mcdonald's mengklaim akan berupaya mencari bahan yang lebih sehat untuk bisa meningkatkan citranya sebagai tempat makan cepat saji yang ramah lingkungan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

McDonalds
Editor : Annisa Margrit

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top