KABAR GLOBAL 13 DESEMBER: Ketika Arab Mulai Kebarat-baratan, UE & AS Lontarkan Kritik Keras

Berita mengenai tren pergeseran identitas Arab serta Uni Eropa dan AS yang melontarkan kritik ke WTO mewarnai pemberitaan media nasional pada hari ini, Selasa (12/12/2017).
Aprianto Cahyo Nugroho | 13 Desember 2017 08:31 WIB
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai tren pergeseran identitas Arab serta Uni Eropa dan AS yang melontarkan kritik ke WTO mewarnai pemberitaan media nasional pada hari ini, Selasa (12/12/2017).

Berikut rangkuman berita mancanegara di sejumlah media nasional:

Ketika Arab Mulai Kebarat-baratan. Ambisi Pangeran Mohammed bin Salman yang ingin mengubah wajah Arab Saudi rupanya bukan isapan jempol semata. Di bawah arahannya, Negara Petro Dolar tersebut mengalami perubahan identitas yang cukup drastis. (Bisnis Indonesia)

UE & AS Lontarkan Kritik Keras. Pemerintah Uni Eropa dan Amerika Serikat (AS) mengkritik Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) karena terlalu fokus pada satu pekerjaan saja sehingga melenceng dari fungsi utamanya. (Bisnis Indonesia)

Gubernur RBA: Bitcoin Cenderung Menarik Minat Kriminal. Kritik terhadap popularitas bitcoin kian berkembang. Gubernur bank sentral Australia mengatakan bahwa mata uang virtual (cryptocurrency) yang telah menembus US$17.000 tersebut cenderung menarik minat kriminal daripada konsumen. (Bisnis.com)

Bioskop Kembali Dibuka. Arab Saudi telah mencabut larangan terhadap bioskop publik yang telah berlangsung selama lebih dari tiga dekade. Seperti diberitakan CNBC, Senin (11/12), Kementerian Kebudayaan dan Informasi Arab Saudi menyebut, pasca absen selama 35 tahun, pemerintah akan segera memberikan izin pembukaan bioskop. (Kontan)

Transaksi M&A Asia Tenggara Marak. Tren merger dan akuisisi (M&A) global pada tahun 2017 menunjukkan penurunan. Menurut penelitian Duff & Phelps, nilai merger dan akuisisi global tahun ini tercatat mencapai US$ 2,82 triliun. Jumlah ini turun dari tahun 2016 yang sebanyak US$ 3,61 triliun. (Kontan)

DBS Bank Akuisisi Bisnis ANZ di Taiwan. DBS Group Holding Ltd kian agresif memperluas bisnis keuangan. Jelang akhir tahun 2017, DBS Group melalui DBS Bank menutup buku dengan menyelesaikan proses kesepakatan bisnis bersama Australia and New Zealand Banking Group (ANZ). (Kontan)

Tag : kabar global
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top