Konglomerat K-Pop Ini Incar Aset Hiburan di AS

CJ Group, perusahaan asal Korea Selatan yang berambisi menyebarkan popularitas budaya K-pop di luar negeri, berencana mengakuisisi aset-aset hiburan dan makanan di Amerika Serikat (AS).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 20 Oktober 2017  |  07:11 WIB
Konglomerat K-Pop Ini Incar Aset Hiburan di AS
CJ Group - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - CJ Group, perusahaan asal Korea Selatan yang berambisi menyebarkan popularitas budaya K-pop di luar negeri, berencana mengakuisisi aset-aset hiburan dan makanan di Amerika Serikat (AS).

Upaya ini diambil sebagai bagian dari rencana perusahaan untuk melipatgandakan pendapatannya pada akhir dekade.

“Kami secara agresif berinvestasi di AS, di mana potensi pertumbuhan kami sangat besar,” kata co-Chief Executive Officer CJ America, Suh Sung-yup, meski menolak menyebutkan target potensi akuisisi.

“Kami akan mempercepat pertumbuhan kami tidak hanya dengan memperluas bisnis yang ada, tapi juga dengan mendorong sektor-sektor baru,” lanjutnya, seperti dikutip dari Bloomberg, Jumat (20/10/2017).

Meskipun CJ menempati urutan pertama di Korea Selatan dalam hal industri makanan dan hiburan, keunggulannya kurang terasa di pasar barat. Amerika Utara saat ini merupakan pasar luar negeri terbesar keempat CJ, setelah China, Vietnam, dan Asia Tenggara.

Namun pendapatan perusahaan tersebut di AS telah tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 35% selama lima tahun terakhir dan momentum tersebut kemungkinan akan berlanjut seiring dengan langkah ekspansinya.

CJ Group disebutkan akan segera memulai penjualan kosmetiknya melalui mal online yang dimiliki Nordstom Inc. dan mendorong makanan bermerek Bibigo.

“Amerika mungkin akan menjadi pasar terbesar kedua atau setidaknya pasar terbesar ketiga untuk grup kami dalam beberapa tahun ke depan,” tambah Suh. CJ America mengharapkan meraih pendapatan sekitar US$700 juta tahun ini di AS.

Dalam industri hiburan, CJ Group berencana melipatgandakan jumlah layar film 4DX di Amerika. Anak perusahaannya yang menyelenggara festival KCON, CJ E & M Corp. juga menjajaki cara untuk mengubah budaya pop Korea menjadi subkultur di AS.

“Ambisi pertumbuhan mendorong CJ untuk meningkatkan kegiatan promosi. Beban pemasaran akan meningkat sekitar 40% di luar negeri dalam beberapa tahun ke depan,” ujar Chief Marketing Officer Kyeong Wookho mengatakan dalam sebuah wawancara terpisah.

Sebagai contoh, CJ Group mensponsori turnamen resmi PGA Tour pertama di Korea demi menjangkau satu miliar penggemar golf di seluruh dunia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Kpop

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top