Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Belajar dari Youtube, Sopir Angkot Bobol Mesin ATM

Dua pelaku pembobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dibekuk Tim Subnit 2 Reskrim Polsek Pondok Aren, saat sedang beraksi di Jalan Maleo Raya, Sektor 9, Bintaro Jaya, Pondok Aren.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 18 Juli 2017  |  18:47 WIB
Nasabah bertransaksi melalui mesin anjungan tunai mandiri. - JIBI/Dwi Prasetya
Nasabah bertransaksi melalui mesin anjungan tunai mandiri. - JIBI/Dwi Prasetya

Kabar24.com, TANGERANG SELATAN -- Dua pelaku pembobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dibekuk Tim Subnit 2 Reskrim Polsek Pondok Aren, saat sedang beraksi di Jalan Maleo Raya, Sektor 9, Bintaro Jaya, Pondok Aren.

Kedua pelaku diketahui bernama Dedi Hendri (47), warga Kampung Sinar Pabean, Sumber Rejo, Tanggamua, Lampung, dan Darmin Wibowo (49), warga Kampung Buaran Mekarsari, Sukasari, Kota Tangerang.

"Kedua pelaku belajar membobol mesin ATM secara otodidak dari Youtube, lalu dipraktikkan sehari-hari," kata Lapolres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Besar Fadli Widiyanto, Selasa (18/7/2017).

Sehari-hari, pelaku Dedi bekerja sebagai sopir angkutan kota (angkot) tujuan Serpong-Kalideres. Dia tinggal mengontrak di wilayah Kebon Nanas, Kota Tangerang. Sedang Darmin bekerja menjual bakso.

"Sebelum beraksi di Pondok Aren, para pelaku beraksi dengan masing-masing kelompoknya disejumlah daerah, seperti di Lampung satu kali, Bandung empat kali, dan Jakarta beberapa kali," ungkapnya.

Dalam aksinya kata Fadli, para pelaku mengganjal mesin ATM dengan menggunakan batang korek api atau tusuk gigi yang sudah dimodifikasi, setelah itu, pelaku pergi memantau korbannya.

"Pelaku juga memasukkan kartu ATM yang sudah dimodifikasi dengan lidi berbalut sedotan plastik dan tali, agar tidak tertelan ke dalam mesin ATM. Sehingga, kartu ATM korban tertahan di dalam," ujarnya.

Setelah korban datang ke ATM, pelaku yang telah memantau korban mendatangi ATM dan berdiri di belakang calon korban. Saat kartu ATM korban tertelan, pelaku berpura-pura hendak menolong.

"Saat berusaha menolong korban, pelaku mengintip PIN ATM milik korban, dan menyarankan korban untuk segera pergi melapor ke pihak bank. Lalu pelaku pura-pura pergi meninggalkan lokasi," katanya.

Setelah korban pergi kata Fadli, pelaku kembali lagi ke mesin ATM dan mengambil kartu korban yang tertelan, lalu menguras habis seluruh uang korban yang tersimpan di dalam kartu ATM.

"Namun, korban datang kembali ke ATM tersebut dan langsung mengamankan pelaku. Uang milik korban di dalam rekening belum sempat diambil, karena pelaku langsung ditangkap," imbuhnya.

Sementara Kapolsek Pondok Aren, Komisaris Indra Ranudikarta mengatakan, dari penangkapan pelaku, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa beberapa lembar kartu ATM BRI yang telah dimodifikasi, gergaji besi, dan belasan lembar kartu ATM berbagai jenis bank.

"Kedua pelaku dijerat dengan tindak pidana percobaan pencurian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHP Junto Pasal 53 KUHP dan dengan ancaman hukuman penjara 6 tahun," tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perampokan

Sumber : Tempo

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top