Arus Mudik & Balik Lancar: Menhub Apresiasi Berbagai Pihak

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berterima kasih atas kerja sama berbagai instansi untuk melancarkan arus mudik dan balik Idul Fitri 2017. Saya apresiasi kegiatan Polri yang begitu detail, lugas dan tanggap. Saya juga mengapresiasi Menteri Kesehatan dan Menteri PUPR yang sudah mendukung pelaksanaan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2017, ujarnya dalam rilis yang diterima Jumat (30/6/2017).
MG Noviarizal Fernandez | 30 Juni 2017 17:56 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) berbincang dengan calon penumpang pesawat yang akan mudik ke Padang di Terminal 1 B Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (23/6). Menhub memastikan mudik melalui jalur udara pada tahun 2017 ini tidak menemui kendala berarti karena adanya pengelolaan dan pengembangan konsep yang baik. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal - ama

 

Bisnis.com, JAKARTA -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berterima kasih atas kerja sama berbagai instansi untuk melancarkan arus mudik dan balik Idulfitri 2017.

 

“Saya apresiasi kegiatan Polri yang begitu detail, lugas dan tanggap. Saya juga mengapresiasi Menteri Kesehatan dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang telah mendukung pelaksanaan arus mudik dan arus balik Lebaran 2017,” ujarnya dalam rilis yang diterima Jumat (30/06/2017). 

 


Pada kesempatan tersebut, dia juga memaparkan tiga hal yang menjadi perhatiannya untuk menekan angka kecelakaan yakni berkaitan dengan penggunaan sepeda motor untuk jarak jauh. pihaknya belum mampu menyelesaikan dengan alternatif-alternatif lain.

 

Oleh karenanya, selain ada mudik gratis, Kemenhub minta Polri untuk memberikan imbauan kepada pengemudi sepeda motor agar berhati-hati dan menyiapkan tempat istirahat di sepanjang jalur mudik.

 

“Kedua, berkaitan dengan kelaikan bus, kami mencatat relatif banyak yang belum laik yakni sekitar 30%. Kami mohon kepada Polri untuk melakukan penindakan bagi bus yang tidak berstiker,” paparnya. 

Menurutnya, berdasarkan kejadian kecelakaan di beberapa titik disebabkan oleh armada bus yang memang sama sekali tidak memiliki kualifikasi di jalan raya. Untuk itu, Kemenhub sudah berkoordinasi dengan pihak Kapolri.

Terkait dengan operasional truk, ada pengecualian bagi truk yang masih boleh beroperasi dengan alasan penting. Untuk itu, Menhub sudah sampaikan mandat kepada Polri untuk melakukan tindakan. Apabila di satu titik ada kemacetan, Polri berhak untuk melakukan manajemen lalu lintas dan memprioritaskan pemudik untuk pulang.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
arus balik mudik

Editor : Maria Yuliana Benyamin

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top