ARUS BALIK: Ruas Tol Darurat Gringsing-Batang Disiapkan

Pada periode arus balik Lebaran 2017, PT Jasa Marga Tbk melalui anak perusahaannya PT Jasamarga Semarang Batang siapkan jalan tol darurat mulai dari Gringsing-Batang sepanjang 36 kilometer.
Tim Jelajah Jawa-Bali 2017 | 28 Juni 2017 12:51 WIB
Jalur fungsional tol Brebes-Gringsing - Bisnis.com/ Y Bayu Widagdo

Bisnis.com, PONOROGO - Pada periode arus balik Lebaran 2017, PT Jasa Marga Tbk melalui anak perusahaannya PT Jasamarga Semarang Batang siapkan jalan tol darurat mulai dari Gringsing-Batang sepanjang 36 kilometer.

Humas PT Jasamarga Semarang Batang

Iwan Abrianto mengatakan jika pada arus mudik, jalan tol darurat Brebes-Gringsing diberlakukan satu arah menuju timur, maka saat arus balik, jalan tol darurat akan dibuka satu arah menuju barat.

"Titik yang semula merupakan akses keluar saat arus mudik, akan menjadi akses masuk saat arus balik. Pemudik yang hendak kembali ke Jakarta bisa melalui akses masuk Gringsing, Tulis atau Kandeman," ujarnya dalam siaran pers, Rabu (28/6/2017).

PT JSB senantiasa berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk pengaturan buka tutup serta akses masuk jalan tol darurat.

Berdasarkan pantauan di lapangan, saat ini PT JSB tengah menyiapkan kesiapan jalan tol darurat dengan memastikan perambuan, penataan tolo-tolo dan penyiraman jalan tol darurat secara berkala untuk pembersihan debu.

"Sepanjang arus mudik hingga tanggal 27 Juni 2017, tercatat 13 ribu kendaraan memanfatkan jalan tol darurat Batang-Gringsing," kata Iwan.

AVP Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru mengimbau pengguna jalan untuk dapat mengatur jadwal perjalanan balik menuju Jakarta.

"Kami berharap partisipasi aktif dari pengguna jalan tol untuk dapat kembali ke Jakarta sebelum tanggal 29 Juni, " ucapnya.

Hal tersebut mempertimbangkan masa berlakunya pembatasan kendaraan berat yang akan berakhir pada tanggal 29 Juni.

Imbauan untuk mengatur jadwal perjalanan balik ke Jakarta dengan harapan lalin balik dapat terdistribusi dengan baik, sehingga penumpukan kendaraan pada satu titik bersamaan dapat dihindarkan.

"Perjalanan balik juga menjadi aman dan lancar," ujar Dwimawan.

Tim peliput: Agne Yasa, David Eka Issetiabudi, Feri kristianto, Yanita Petriella

Sumber : Tim Jelajah

Tag : Arus Balik
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top