MUDIK LEBARAN 2017: Nikmatnya Perjalanan Malam Surabaya Situbondo

Perjalanan malam, menembus kegelapan, tidak selalu menegangkan atau menjemukan. Menempuh perjalanan dari Surabaya – Situbondo, pemudik akan jauh dari rasa kesepian.
Tim Jelajah Jawa-Bali 2017 | 23 Juni 2017 18:45 WIB
Gerbang Kabupaten Situbondo - Ilustrasi/allatansau.blogspot.com

Bisnis.com, SITUBONDO — Perjalanan malam, menembus kegelapan, tidak selalu menegangkan atau menjemukan. Menempuh perjalanan dari Surabaya – Situbondo, pemudik akan jauh dari rasa kesepian.

Menempuh jarak sekitar 120 km, dan menurut aplikasi google map, perjalanan tersebuat menerlukan durasi kurang lebih 180 menit. Tim Bisnis Indonesia Liputan Lebaran: Jelajah Jawa—Bali (LL-JJB) 2017, telah menjajalnya.

Musuh pertama perjalanan malam adalah rasa kantuk. Tak perlu khawatir, di banyak titik perjalanan anda akan menjumpai SPBU ataupun tempat beristirahat.

Selain itu, Tim Bisnis Indonesia Liputan Lebaran: Jelajah Jawa – Bali (LL-JJB) 2017, menjumpai banyak penjual duren di daerah Grati. Panjang jejeran  para pedagang durian itu  500 meter, di dua sisi jalan.

Masalah harga, cukup terjangkau, mulai dari Rp20.000 – Rp50.000 per buah. Sudah tentu, harga tersebut bisa ditawar, sesuai kemampuan anda beradu penawaran dengan sang penjual.

Selanjutnya, memasuki Probolinggo anda juga disuguhi bermacam toko oleh-oleh asli daerah setempat. Mulai dari yang rasanya manis, gurih, dan asin, tersaji.

Jika memang perjalanan anda cukup melelahkan dan ingin beristirahat, tidak sedikit hotel yang beroperasi dalam jalur Surabaya – Situbondo. Harganya beragam, mulai dari Rp150.000 – Rp500.000.

Tim peliput: Agne Yasa, David Eka Issetiabudi, Feri Kristianto, dan Yanita Petriella.

Sumber : TIM JELAJAH

Tag : mudik lebaran
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top