Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Heboh Korupsi KTP Elektronik hingga ke Luar Negeri

Korupsi proyek pengadaan KTP elektronik yang menyeret banyak nama politikus ternama rupanya tak hanya meramaikan pemberitaan media dalam negeri saja.
Dewi Aminatuz Zuhriyah
Dewi Aminatuz Zuhriyah - Bisnis.com 16 Maret 2017  |  09:32 WIB
Warga mengikuti perekaman data untuk pembuatan e-KTP. - JIBI/Nicolous Irawan
Warga mengikuti perekaman data untuk pembuatan e-KTP. - JIBI/Nicolous Irawan

Kabar24.com,JAKARTA - Korupsi proyek pengadaan KTP elektronik yang menyeret banyak nama politikus ternama rupanya tak hanya meramaikan pemberitaan media dalam negeri saja.

Pasalnya, sejumlah media asing juga turut memberitakan kasus yang menyeret nama Ketua DPR Setya Novanto tersebut.

Berdasarkan pantauan Bisnis, selain Reuters, skandal korupsi berjamaah proyek KTP-E itu juga turut diberitakan di Asia Times dan Channel News Asia. com.

Sementara itu, dikabarkan jika hari ini, Kamis (16/3/2017), pengadilan tindak pidana korupsi kembali menggelar sidang kasus KTP-E. Kemarin, Ketua Tim Penuntut Umum Irene Putri mengatakan pihaknya akan menghadirkan delapan saksi dalam sidang lanjutan tersebut.

Para saksi itu rata-rata berasal dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan akan ditanyai seputar perencanaan dan penganggaran proyek pengadaan kartu identitas tersebut.

“Para saksi merupakan mantan pejabat dan ada juga yang masih menjabat,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, bahwa kasus korupsi tersebut jelas-jelas merupakan korupsi terbesar dengan nilai kerugian negara mencapai Rp2,3 triliun, berdasarkan perhitungan kerugian negara yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korupsi e-ktp
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top