Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Puluhan Ribu Rakyat Rumania Demo Turunkan Pemerintah

Bisnis.com, JAKARTA--Puluhan ribu warga Rumania turun ke jalan untuk menuntut pemerintah mundur karena dinilai berupaya memperlemah undang-undang anti korupsi.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 14 Februari 2017  |  10:59 WIB
Demo Rumania - bbc
Demo Rumania - bbc

Bisnis.com, JAKARTA--Puluhan ribu warga Rumania turun ke jalan untuk menuntut pemerintah mundur karena dinilai berupaya memperlemah undang-undang anti korupsi.

"Pencuri! Mundur!" teriak para pengunjuk rasa yang berkumpul di Victory Square menandai hari ke-13 terjadinya unjuk rasa anti-pemerintah di ibukota Rumania, Bukares sebagaimana dikutip voanews.com, Selasa (14/2/2017).

Sekitar 50.000 pengunjuk rasa mengambil bagian dalam barisan di Bukares, menurut laporan media Rumania. Sementara pihak penguasa tidak memberikan perkiraan jumlah pengunjuk rasa menurut versi mereka.

Sebagai respon terhadap seruan lewat media sosial, para pengunjuk rasa menyalakan fitur senter di perangkat telepon selular mereka dan menyorot lembar kertas berwarna. Cahaya senter itu menerangi udara malam yang dingin dengan warna-warna bendera nasional yaitu biru, kuning, dan merah.

Sebuah slogan berukuran besar diproyeksikan ke dinding gedung terdekat dengan tulisan ‘Lawan'. Beberapa pengunjuk rasa mengusung spanduk dengan pesan 'Hentikan korupsi! Berjuang untuk demokrasi'.

Ribuan orang juga melakukan unjuk rasa di kota-kota Cluj, Sibiu, Iasi, dan Timisoara.

Unjuk rasa terbesar sejak digulingkannya dan pelaksanaan eksekusi diktator komunis Nicolae Ceausescu di tahun 1989, terus berlanjut kendati menteri kehakiman Florin Iordache telah mengundurkan diri pada Kamis pekan lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

demo
Editor : Fajar Sidik

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top