Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bima Banjir Lagi, Satu Orang Tewas Terseret Arus

Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Sape, Kecamatan Wawo, dan Kota Bima pada 2 Januari 2016 menyebabkan satu orang tewas terseret arus. Hingga saat ini masih dilakukan pencarian dan belum diketahui identitas korban.
Eka Chandra Septarini
Eka Chandra Septarini - Bisnis.com 03 Januari 2017  |  13:29 WIB
Bima Banjir Lagi, Satu Orang Tewas Terseret Arus
Dua petugas PLN Area Bima mengecek suhu trafo gardu induk Bima yang sempat terkena banjir di Kelurahan Raba Dompu, Kota Bima, NTB, Senin (26/12). Pascabanjir susulan yang terjadi Jumat (23/12/2016) aliran listrik wilayah yang terdampak banjir bandang saat ini telah kembali menyala. - Antara
Bagikan

Kabar24.com, MATARAM - Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Sape, Kecamatan Wawo, dan Kota Bima pada 2 Januari 2016 menyebabkan satu orang tewas terseret arus. Hingga saat ini masih dilakukan pencarian dan belum diketahui identitas korban.

"Daerah Terdampak di Kecamaran Wawo desa Tarlawi menyebabkan seorang wanita di dusun Oi Wontu terseret arus dan telah dilakukan pencarian oleh BPBD, SAR, polsek, namun belum ditemukan," ujar Kepala Badan Penanggulanan Bencana Daerah NTB Muh. Rum di Mataram, Selasa (3/1/2016).

Daerah terdampak lainnya di Kecamatan Sape, Kampung Gusu, dan Kampung Bugis. Air sempat naik setinggi 30 cm namun sudah surut dan dilaporkan tidak ada laporan korban.

Wilayah Terdampak di kota Bima meliputi Kodo, Oimbo, Kumbe, BTN Tolotangga, Tambona Kecamatan Jatiwangi, BTN Bina Baru Kecamatan Rasana Barat dan Kampung Dara.

Berdasarkan laporan yang masuk tidak ada korban, dampak hanya genangan karena drainase tersumbat oleh lumpur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bima Banjir Bandang
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top