Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pria Penemu Big Mac Tutup Usia Pada Usia 98 Tahun

Tahukah anda bahwa resep Big Mac, burger dengan dua lapis daging sapi yang dijual oleh restoran cepat saji McDonalds, pertama kali ditemukan pria bernama Michael James Delligatti puluhan tahun lalu.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 01 Desember 2016  |  16:03 WIB

Kabar24.com, JAKARTA— Tahukah anda bahwa resep Big Mac, burger dengan dua lapis daging sapi yang dijual oleh restoran cepat saji McDonald’s, pertama kali ditemukan pria bernama Michael James Delligatti puluhan tahun lalu.

 Big Mac pun akhirnya berhasil dimasukkan dalam menu MCDonald’s dan pertama kali dijual di sebuah gerai McDonald’s di Uniontown, Pennsylvania pada 1967 lalu.

Namun, berita duka datang dari penemu resep Big Mac, Delligatti. Seperti dikutip dari Reuters, Kamis (1/12/2016) Delligatti dikabarkan telah meninggal dunia pada minggu ini di usianya yang ke 98 tahun.

McDonald’s mencuit di Twiternya pada Rabu (30/11/2016) untuk memperingati kontribusi Delligatti bagi perusahaan makanan cepat saji tersebut.

“Hari ini kami memperingati 98 tahun penuh inspirasi  oleh penemu Big Mac, Michael ‘Jim’ Delligatti. Jim, kami sangat berterima kasih dan akan mengingatmu selamanya,” cuit McDonlad’s dalam Bahasa Inggris di laman Twitternya.

Sebuah media Amerika, seperti dilansir Reuters melaporkan bahwa Delligatti meninggal di rumahnya di Pennsylvania pada Senin (28/11/2016).

Dalam sebuah wawancara dengan Reuters, pada 2007 lalu, Delligatti menyebutkan bahwa dia membutuhkan waktu dua tahun guna meyakinkan McDonald bahwa memasukkan Big Mac dalam daftar menu perusahaan adalah hal yang baik.

“Saya rasa kita perlu [menikmati] roti isi yang besar. Tetapi saya tidak bisa melakukan apapun sampai mereka mengizinkan,” katanya kala itu.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

meninggal burger McDonalds

Sumber : Reuters

Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top