Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BANJIR GORONTALO: Korban Kekurangan Air Bersih

Warga korban banjir di seluruh daerah yang terdampak mengeluhkan kurangnya pasokan air bersih karena pasokan air dari PDAM yang terhenti akibat rusaknya sejumlah pipa distribusi dan sumber air warga yang masih terendam banjir.
Sejumlah pekerja mencoba memasang kembali sambungan pipa PDAM yang patah dan rusak akibat diterjang banjir bandang di Desa Polohungo, Kabupaten Gorontalo, Jumat (28/10)./Antara-Adiwinata Solihin
Sejumlah pekerja mencoba memasang kembali sambungan pipa PDAM yang patah dan rusak akibat diterjang banjir bandang di Desa Polohungo, Kabupaten Gorontalo, Jumat (28/10)./Antara-Adiwinata Solihin

Kabar24.com, GORONTALO - Pasokan air bersih sangat diharapkan warga korban banjir di Gorontalo.

Warga korban banjir di seluruh daerah yang terdampak mengeluhkan kurangnya pasokan air bersih karena pasokan air dari PDAM yang terhenti akibat rusaknya sejumlah pipa distribusi dan sumber air warga yang masih terendam banjir.

Marwan Taliki, warga Kecamatan Bilato sangat berharap bantuan dari Pemerintah Daerah dan masyarakat lainnya terutama pasokan air bersih.

"Kami mengharapkan kepada pemerintah agar mengirimkan bantuan obat dan air bersih untuk minum, karena sumber air di sini sudah terganggu oleh banjir, jadi yang paling utama adalah air, obat, makanan dan selimut," katanya, Jumat (28/10/2016).

Mirnawati, warga lainnya yang saat ini sedang mengungsi pula mengaku sangat membutuhkan air bersih, obat dan makanan.

Sementara itu, Doni Lahatie, Kepala BPBD Kabupaten Gorontalo mengatakan, setelah pada hari Rabu (26/10) pihaknya mengalami kesulitan untuk menyalurkan bantuan ke Kecamatan Bilato, saat ini bantuan mulai didistribusikan kepada korban banjir.

""Setelah mengalami kesulitan untuk masuk ke Kecamatan Bilato, akhirnya tim gabungan dapat mendistribusikan air, makanan dan obat-obatan, serta pakaian," kata Doni Lahatie.

Ia menjelaskan, saat ini air bersih menjadi salah satu permasalahan karena lumpuhnya PDAM akibat kerusakan pipa distribusi air bersih.

Direktur Utama PDAM Kabupaten Gorontalo Raden Sahi menjelaskan, gangguan pelayanan air bersih terjadi sejak Selasa (25/10), sementara penyebabnya adalah akibat sambungan pipa yang terputus.

"Untuk sementara suplai air bersih ke masyarakat masih terganggu, meluapnya sungai Bionga menjadi penyebab putusnya pipa jaringan yang mensuplai air," jelas Raden Sahi.

Selain itu derasnya arus sungai membuat sebagian pipa hanyut terbawa arus. Namun hingga saat ini upaya perbaikan masih terus dilakukan dengan melibatkan seluruh karyawan PDAM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Newswire
Editor : Saeno
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper