Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IINVESTASI BODONG: OJK Sumsel Hanya Terima Lima Pengaduan

Otoritas Jasa Keuangan mencatat terdapat lima pengaduan yang dilayangkan masyarakat Sumatra Selatan terkait investasi ilegal atau bodong di provinsi itu
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 28 Oktober 2016  |  17:18 WIB
. - .ojk
. - .ojk

Kabar24.com, PALEMBANG- Otoritas Jasa Keuangan mencatat lima pengaduan yang dilayangkan masyarakat Sumatra Selatan terkait investasi ilegal atau bodong di provinsi itu.

Kepala Kantor OJK Regional 7 Sumsel, Panca Hadi Suryatno, mengatakan kelima pengaduan itu menyangkut investasi emas, dream for freedom dan faliang charity.

"Memang pengaduan yang masuk ke kami belum banyak, ada lima pengaduan terkait investasi ilegal sepanjang tahun ini," katanya saat acara peluncuran Tim Kerja Satgas Waspada Investasi, Jumat (28/10/2016).

Panca mengatakan pihaknya tidak bisa memastikan berapa nilai kerugian yang ditanggung para pelapor. Pasalnya, para pelapor ada yang tidak menyebutkan nilai kerugian saat mengadu ke otoritas.

"Yang ada nilai hanya dari laporan kerugian investasi emas sebanyak Rp400 juta, sementara dua lainnya tidak jelas," ujarnya.

Saat ini, kata dia, pengaduan dari masyarakat yang tertipu investasi bodong itu sudah diproses dan diharapkan selesai dalam waktu dekat.

Sementara Anggota Dewan Komisioner OJK Nurhaida menambahkan satgas waspada investasi dibentuk untuk memudahkan proses pengaduan dan penanganan terhadap kasus investasi ilegal.

"Koordinasinya diharapkan bisa lebih cepat karena kami kan selama ini hanya bisa mengawasi lembaga yang mendapat izin dari OJK di luar itu tidak harus instansi terkait," jelasnya.

Oleh karena itu, Nurhaida mengatakan, dalam satgas tersebut melibatkan berbagai pihak mulai dari pemerintah daerah, kepolisian hingga kejaksaan," ujarnya.

Dia mengatakan secara nasional, sektor yang sering terjadi investasi bodong beragam, seperti forex, emoney, dan ecommerce. Akan tetapi pertanyaan yang paling banyak disampaikan masyarakat terkait investasi palsu itu menyangkut sektor keuangan.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi bodong
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top