Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kredit UMKM Banten Terus Melorot

Pertumbuhan kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Banten pada kuartal III/2016 mengalami penurunan menjadi 9,87% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 10,14%.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 25 Oktober 2016  |  15:12 WIB
UKM Sepatu
UKM Sepatu

Kabar24.com, TANGERANG—Pertumbuhan kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Banten pada kuartal III/2016 mengalami penurunan menjadi 9,87% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 10,14%.

Sepanjang kuartal III/2016, penyaluran kredit ke UMKM senilai Rp33,3 triliun, sedangkan penyaluran pembiayaan ke UMKM kuartal III/2015 sebesar Rp30,32 triliun.

“Per Agustus 2016, tingkat risiko pembiayaan bermasalah [nonperforming loan/NPL] justru naik menjadi 4,08% dari sebelumnya 3,8%,” kata Manajer Unit Asesmen Ekonomi dan Keuangan BI Provinsi Banten Jenidar Oseva kepada Bisnis, Selasa (25/10).

Jika dirinci, pertumbuhan kredit UMKM di Banten terus menunjukkan penurunan sejak awal tahun ini jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Pada kuartal I/2016, pertumbuhan kredit mencapai 50,17%, lalu merosot menjadi 10,17% pada kuartal II/2016, dan kembali menciut menjadi 9,8% sepanjang Juli-September 2016.

Jenidar sempat menyebutkan lonjakan penyaluran kredit UMKM pada kuartal I/2016 lebih banyak disumbangkan oleh Kredit Usaha Rakyat (KUR), meski kontribusi KUR di Banten 2,4%.

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Banten, jumlah UMKM di provinsi ini sebanyak 984.118 unit usaha dan 6.227 unit koperasi.

Untuk menggenjot penyaluran kredit UMKM di Banten, baru-baru ini 10 bank di wilayah Serang dan Cilegon melakukan penandatanganan kredit UMKM saat pembukaan Banten Expo.

Kesepuluh bank tersebut antara lain PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BRI), PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BNI), PT Bank Tabungan Negara (BTN), PT Bank Jawa Barat dan Banten (BJB), PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten), PT Bank Panin Tbk., PT BRI Syariah, PT BRI Syariah Mandiri, dan PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk. (BTPN).

Selain itu, Pemerintah Provinsi Banten optimistis penyaluran kredit UMKM di Banten bakal terdongkrak dengan adanya PT Bank Pembangunan Daerah Tbk. (Bank Banten).

Komisaris Bank Banten Komisaris Asmudji HW bahwa pihaknya terus berkomitmen untuk menyalurkan kredit pada UMKM.

“Banyak daerah yang belum kami sisir, misalnya Pandeglang dan Lebak. Selama ini, mereka belum banyak tersentuh, ini peluang yang harus dimanfaatkan Bank Banten. Oleh karena itu, kami akan bekerja keras untuk mengenalkan diri kepada masyarakat Banten,” ucapnya.

Saat ini, Bank Banten memiliki 165 Kantor Cabang Pembantu (KCP) di seluruh Indonesia, dan direncanakan bertambah menjadi 173 unit dengan dibukanya KCP di delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banten kredit umkm
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top