Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Mastera Dorong Penulis Muda Aktif di Komunitas Kesastraan

Program Penulisan Majelis Sastra Asia Tenggara (Mastera) yang digelar di Cianjur, sangat berpotensi meningkatkan kreativitas penulis muda. Selain itu, diharapkan dapat memberikan efek terhadap komunitas.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 09 Agustus 2016  |  08:13 WIB
Mastera Dorong Penulis Muda Aktif di Komunitas Kesastraan
Ilustrasi - Govloop
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Program Penulisan Majelis Sastra Asia Tenggara (Mastera) yang digelar di Cianjur, sangat berpotensi meningkatkan kreativitas penulis muda. Selain itu, diharapkan dapat memberikan efek terhadap komunitas.

Program Penulisan Mastera: Novel digelar di Cianjur Jawa Barat pada 1 Agustus hingga 13 Agustus 2016. Sebanyak 17 penulis menjadi peserta setelah melalui berbagai seleksi. Mereka terdiri dari 13 penulis dari Indonesia, 2 penulis dari Malaysia, dan tiga penulis dari Brunei Darussalam.

Seperti dikutip dari website Badan Bahasa Kemdikbud pada Rabu (9/8), Ketua Pelaksana dan Sekretaris Mastera Indonesia, Ganjar Harimansyah, mendorong penulis muda untuk aktif dalam komunitas kesastraan dan kepenulisan. Sehingga, diharapkan dapat menularkan pengalaman dan ilmu yang diperoleh dari program ini.

Ada empat pembimbing yang hadir dalam program ini diantaranya, Ahmad Tohari, Agus R. Sardjono, Triyanto Triwikromo, dan Abidah El Khailaqy. Adapun, dari Malaysia hadir Kamariah binti Kamarudin. Sedangkan dari Brunei Darussalam hadir Norsiah Abdul Gapar.

"Kiprah penulis yang telah mengikuti program ini juga sudah banyak. Program ini tidak sekadar pelatihan, tetapi juga penjalinan ukhuwah antarpenulis di negara anggota Mastera," tuturnya.

Mastera beranggotakan Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand. Indonesia diwakili oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Program yang terselenggara sejak 1997 ini, tidak hanya fokus pada novel, tetapi juga esai, puisi, cerpen, dan naskah drama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pendidikan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top