Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kenya Gelap Gulita Gara-gara Monyet Terperosok ke Travo

Seluruh wilayah Kenya gelap gulita pada Selasa (7/6/2016), karena seekor monyet terperosok ke travo pembangkit listrik tenaga air, sehingga menyebabkan jaringan listrik dengan daya lebih 180 megawatt terputus, kata perusahaan pembangkit listrik Kenya KenGen.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 Juni 2016  |  13:41 WIB
Ilustrasi  - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Kabar24.com, JAKARTA - Seluruh wilayah Kenya gelap gulita pada Selasa (7/6/2016), karena seekor monyet terperosok ke travo pembangkit listrik tenaga air, sehingga menyebabkan jaringan listrik dengan daya lebih 180 megawatt terputus, kata perusahaan pembangkit listrik Kenya KenGen.

Penyalur listrik Kenya dan KenGen mengatakan, pasokan listrik terputus pada pukul 11.30 WIB setelah terjadi gangguan teknis di stasiun pembangkit Gitaru Hydro.

Pembangkit listrik itu dijalankan oleh KenGen, perusahaan listrik terbesar di Afrika Timur.

"Seekor monyet memanjat di atap stasiun pembangkit Gitaru Hydro dan terperosok di travo. Kecelakaan itu menyebabkan mesin pembangkit lain kelebihan beban dan kehilangan lebih dari 180mw, yang berakhir dengan aliran listrik terputus di seluruh negeri," kata pernyataan KenGen pada Selasa malam.

"Instalasi listrik KenGen diamankan dengan pagar elektrik agar dijauhi oleh hewan-hewan liar. Kami menyesalkan peristiwa ini dan perusahaan mencari jalan untuk meningkatkan keamanan di seluruh pembangkit listrik kami," katanya.

Pengusaha di Kenya sering mengeluh soal pasokan listrik yang sering terputus akibat perangkat yang sudah tua dan ketidakpastian pasokan membuat mereka tidak dapat bersaing dan mencederai pertumbuhan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kenya

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top