Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Corbyn Minta Cameron Tindak Penggelap Pajak terkait Panama Papers

Pemimpin oposisi Inggris Jeremy Corbyn meminta Perdana Menteri David Cameron untuk menindak penggelapan dan penghindaran pajak di luar teritori Inggris setelah munculnya rilis dokumen yang merinci rekening di luar negeri yang dimiliki beberapa orang terkaya di dunia.
Muhammad Avisena
Muhammad Avisena - Bisnis.com 05 April 2016  |  20:14 WIB
Corbyn Minta Cameron Tindak Penggelap Pajak terkait Panama Papers
PM Inggris David Cameron - Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pemimpin oposisi Inggris Jeremy Corbyn meminta Perdana Menteri David Cameron untuk menindak penggelapan dan penghindaran pajak di luar teritori Inggris setelah munculnya rilis dokumen yang merinci rekening di luar negeri yang dimiliki beberapa orang terkaya di dunia.

Berdasarkan laporan pada Minggu (3/4/2016) 11,5 juta dokumen dari sebuah firma hukum Panama, Mossack Fonsesca, menunjukkan bahwa para politisi dan tokoh bbisnis telah menyalurkan miliaran dolar AS melalui rekening luar negeri. Di Inggris, perhatian tertuju pada dana luar negeri ayah Cameron, Ian. Surat kabar Guardian melaporkan pada Senin (4/4), Ian tidak pernah membayar pajak di Inggris dari keuntungan investasi luar negerinya.

“Kami mendapat informasi mengenai penggelapan pajak pada skala industri, perusahaan yang didirikan di British Virgin Issland yang kemudian pindah ke Panama, tidak membayar pajak apa pun di mana pun,” kata Corbyn, Selasa (5/4/2016).

Corbyn meminta pihak berwenang Inggris untuk melakukan pemeriksaan dari mereka yang telah menempatkan uang di sana yang tampaknya melakukan hal tersebut untuk menghindari pajak dan kembali setelah mereka mengumpulkan kembali pajak tersebut. Corbyn menilai investasi ayah Cameron harus masuk ke dalam bagian penyelidikan yang "cepat, menyeluruh, dan adil " tersebut.

Juru bicara Cameron, Helen Bower mengatakan perdana menteri tidak memiliki saham di perusahaan manapun. Sementara perihal ayah Cameron, Bower mengatakan, dia sudah tua dan menolak untuk memberi komentar lebih jauh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

panama

Sumber : Bloomberg.com

Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top