Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenko Ekonomi Minta KPK Aktif Ikut Kerja Sama Internasional, Kenapa?

Kementerian Koordinator Bidang Ekonomi RI meminta Komisi Pemberantasan Korupsi untuk berperan terlibat aktif dalam isu-isu anti korupsi yang dibahas dalam G 20 terutama untuk kepentingan Indonesia.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 29 Maret 2016  |  15:17 WIB
Gedung KPK - Antara/Reno Esnir
Gedung KPK - Antara/Reno Esnir

Kabar24.com, JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Ekonomi RI meminta Komisi Pemberantasan Korupsi untuk berperan terlibat aktif dalam isu-isu anti korupsi yang dibahas dalam G 20 terutama untuk kepentingan Indonesia.

Rizal Affandi Lukman Deputi Bidang Kerja Sama Bidang Ekonomi Internasional Kementerian Koordinator Bidang Ekonomi menyatakan, para pemimpin G 20 telah sepakat untuk tidak memberikan ruang bagi pelaku kejahatan termasuk koruptor.

"Hal itu tentu memperkuat apa yang sebnarnya sudah menjadi tugas KPK selama ini," ujar Rizal usai menggelar pertemuan dengan KPK dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) di Jakarta, Selasa (29/3/2016).

Dia menambahkan, salah satu bentuk komitmen para pemimpin G 20 dalam pemberantasan korupsi yakni pelarangan pemberian visa kepada para koruptor di negara peserta G 20.

Selain pelarangan pemberian visa, Rizal juga menyatakan ada sejumlah keuntungan lain bagi KPK dalam pemberantasan korupsi yakni pertukaran informasi terkait transparansi.

"Menurut saya ini menjadi sedemikian penting untuk bagian pencegahan korupsi terutama mengenai aset-aset dan mencegah berpindahnya pajak dari Indonesia ke negara lain," ujar Rizal lagi.

Dia berharap dengan kerja sama itu, pencegahan dan pemberantasan korupsi bisa semakin dimaksimalkan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpk

Sumber : KPK, Ekonomi, Korupsi

Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top