Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BROMO ERUPSI: BPBD Probolinggo Ajukan Anggaran Rp8,4 Miliar

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo mengajukan anggaran sebesar Rp8,4 miliar kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengantisipasi dampak terburuk erupsi Gunung Bromo.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 18 Desember 2015  |  20:05 WIB
BROMO ERUPSI: BPBD Probolinggo Ajukan Anggaran Rp8,4 Miliar
Gunung Bromo - id.wikipedia.org
Bagikan

Kabar24.com, PROBOLINGGO -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo mengajukan anggaran sebesar Rp8,4 miliar kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengantisipasi dampak terburuk erupsi Gunung Bromo.

"Pemkab melalui BPBD sudah mengajukan ke BNPB, tinggal pencairannya saja karena memang dalam status siaga. Boleh mengajukan dana kepada BNPB. Soal ke depan tidak dipakai, hal itu tidak masalah, namun yang terpenting sudah menyiapkan semuanya," kata Wakil Bupati Probolinggo HA Timbul Prihanjoko di Probolinggo, Jumat (18/12/2015).

Pemkab Probolinggo juga sudah menyiapkan anggaran Rp7,3 miliar yang merupakan dana tidak terduga dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Dana tidak terduga itu tidak semuanya untuk bencana Gunung Bromo, namun untuk bencana lainnya yang memerlukan penanangan langsung," katanya.

Dikatakan, Pemkab Probolinggo juga sudah menyiapkan ratusan ribu masker untuk masyarakat yang terdampak abu vulkanis gunung berketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut itu.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi mengaku sudah menggelar apel gelar pasukan erupsi Gunung Bromo di Lapangan Desa Muneng, Kecamatan Sumberasih.

"Hal itu dilakukan untuk melihat kondisi kesiapan dari personel dalam penanggulangan bencana erupsi Gunung Bromo dan sudah disiapkan tiga shelter untuk evakuasi, namun sejauh ini masih belum perlu dilakukan evakuasi untuk pengungsian," katanya.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunung Bromo, Ahmad Subhan, mengatakan material letusan erupsi Gunung Bromo jatuh di sekitar kawah dan tidak sampai keluar kaldera Bromo.

"Sesuai dengan rekomendasi PVMBG, maka kawasan steril dari aktivitas warga dan wisatawan dalam radius 2,5 kilometer dari bibir kawah Gunung Bromo," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gunung bromo

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top