Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Puti Guntur: Tradisi Seren Taun Wujud Nyata Pancasila

Salah satu bentuk komitmen kaum nasionalis dalam menjaga kebinekaan Indonesia dan Pancasila adalah kepercayaan diri dalam mengakui dan melestarikan adat, tradisi, kearifan dan budaya Indonesia yang ada di dalam masyarakat.
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 06 Oktober 2015  |  22:51 WIB
Puti Guntur: Tradisi Seren Taun Wujud Nyata Pancasila
kegiatan seren taun yang menjadi tradisi masyarakat Sunda - ANTARA
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Salah satu bentuk komitmen kaum nasionalis dalam menjaga kebinekaan Indonesia dan Pancasila adalah kepercayaan diri dalam mengakui dan melestarikan adat, tradisi, kearifan dan budaya Indonesia yang ada di dalam masyarakat.

Salah satunya adalah upacara adat Sunda Seren Tahun yang merupakan ekspresi budaya asli Indonesia yang bisa menguatkan kepribadian bangsa. Keberadaannya menjadi penting di tengah memudarnya pengakuan identitas budaya bangsa sendiri dan lebih diunggulkannya identitas budaya impor.

Politikus PDI Perjuangan Puti Guntur Soekarno menilai, hilangnya kepribadian nasional menjadi ancaman kehancuran bangsa dan negara Indonesia.

"Seren tahun ini adalah wujud nyata Pancasila, disini ada bentuk hidup bergotong-royong. Ini sebuah aktualisasi nilai Pancasila yang riil," katanya dalam siaran pers yang diterima, Selasa (6/10/2015).

Acara Seren Tahun merupakan upacara panen padi sebagai ungkapan rasa syukur atas keberhasilan dalam bidang pertanian selama setahun yang telah berlalu dan harapan sukses tani untuk setahun yang akan datang. Didahului dengan doa yang merupakan ciri manusia Indonesia yang spiritual dan dekat dengan alam.

Putri tunggal Guntur Soekarno ini menyampaikan bahwa nilai-nilai Pancasila itu diciptakan oleh bangsa Indonesia sendiri melalui kearifan lokal yang ada, seperti nilai syukur kepada Tuhan, gotong-royong, kekeluargaan, toleransi, tolong-menolong, juga laku bermusyawarah.

"Siapa lagi yang mau mengapresiasi, menghargai dan menjaga nilai Pancasila yang ada di masyarakat kalau bukan kita, kalau tak sekarang kapan lagi," ujarnya.

Upacara puncak Seren Tahun yang digelar hari ini bertepatan dengan 22 Rayagung 1948 saka Sunda dilaksanakan di Pendopo Paseban Tri Panca Tunggal Cigugur Kuningan Jawa Barat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

budaya pancasila
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top