Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BULAN MERAH DARAH (28/9): Ini Penyebab Tak Tampak di Indonesia

Fenomena alam berupa blood moon atau gerhana bulan merah darah akan kembali terjadi hari ini, Senin (28/9/2015).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 September 2015  |  12:08 WIB
Gerhana bulan total - express.co.uk
Gerhana bulan total - express.co.uk

Kabar24.com, JAKARTA-- Fenomena alam berupa blood moon atau gerhana bulan merah darah akan kembali terjadi hari ini, Senin (28/9/2015).

Sayangnya, fenomena itu tidak bisa diamati dari Indonesia. Pembina Club Astronomi Santri Assalam (CASA) Pesantren Assalam Sukoharjo, AR Riyadi, mengatakan pada saat gerhana bulan itu terjadi, Indonesia sedang siang hari.

 "Posisi bulan berada di belahan bumi yang ada di balik Indonesia," katanya, Senin (28/9/2015).

Saat bulan muncul di ufuk timur Indonesia, gerhana bulan sudah selesai, sehingga malam nanti.

"Di Indonesia hanya terlihat sebagai bulan purnama biasa," katanya.

Kondisi tersebut berbeda dengan fenomena yang sama yang terjadi pada April lalu. Saat itu gerhana bulan bisa diamati dengan cukup jelas dari Indonesia. Saat itu, CASA mengajak para santri dan masyarakat untuk ikut mengamati fenomena alam itu menggunakan peralatan teleskop yang dimiliki.

 "Untuk malam ini kami tidak mengadakan pengamatan," kata Riyadi.

Gerhana bulan saat ini adalah gerhana bulan darah yang keempat dalam satu rangkaian atau disebut blood moon tetrad. Disebut tetrad karena empat gerhana bulan total yang posisinya menyebabkan gelombang merah cahaya matahari masuk ke atmosfer bumi, sehingga mengubah bulan menjadi merah.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gerhana Bulan Total

Sumber : Tempo.co

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top