Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kabut Asap Disertai Hujan Abu Kepung Palembang. Penerbangan Terganggu

Kota Palembang kembali diselimuti kabut asap tebal bahkan disertai hujan abu sehingga berdampak terhadap banyaknya penerbangan yang tertunda karena masalah jarak pandang
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 28 September 2015  |  14:42 WIB
Ilustrasi: Suasana Bandara Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau, dengan latar kabut asap, Kamis (10/9/2015). - Antara/M N Kanwa
Ilustrasi: Suasana Bandara Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau, dengan latar kabut asap, Kamis (10/9/2015). - Antara/M N Kanwa

Kabar24.com, PALEMBANG -- Kota Palembang kembali diselimuti kabut asap tebal bahkan disertai hujan abu sehingga berdampak terhadap banyaknya penerbangan yang tertunda karena masalah jarak pandang.

Pantauan Bisnis, sejumlah maskapai yang melakukan penerbangan pagi hari harus menunda jam keberangkatan selama 3 -- 4 jam.

Penumpang Batik Air, Irsad Sati, mengatakan dirinya harus menunggu sekitar 3 jam di Bandara Soekarno Hatta Jakarta karena pesawat yang ditumpanginya untuk menuju Kota Palembang mengalami delay.

"Saya seharusnya naik pesawat pukul 08.30 namun karena kabut asap yang parah di Palembang pihak maskapai menunda hingga pukul 11.30," katanya, Senin (28/9/2015).

Hal serupa juga dialami penumpang Garuda Indonesia, Kurniawan, yang mengambil penerbangan Jakarta -- Palembang pada Senin pagi.

"Saya harus absen kantor sebelum pukul 08.00 makanya saya ambil penerbangan pertama namun karena kabut asap jadi delay," ujarnya.

Sementara itu, terkait proses belajar mengajar, tak sedikit orang tua yang memutuskan untuk tidak mengizinkan anaknya masuk sekolah.

Dwilia, salah satu orang tua siswa TK Handayani, mengatakan dirinya memilih untuk minta izin ke sekolah karena anaknya tidak bisa mengikuti pelajaran seperti biasa.

"Sekolah tidak memutuskan libur sehingga saya meminta izin karena khawatir nanti anak terkena ISPA," ujarnya.

Menurut dia, kabut asap yang semakin tebal beberapa hari terakhir telah membuat anaknya batuk dan pilek.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kabut Asap
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top