Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sisa 3 Bulan, Medan Optimistis APBD Terserap 90%

Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Medan optimistis penyerapan anggaran pendapatan belanja daerah Kota Medan mencapai 90% hingga akhir tahun ini.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 26 September 2015  |  05:17 WIB
Titi Gantung di Kota Medan - pemkotmedan
Titi Gantung di Kota Medan - pemkotmedan

Bisnis.com, MEDAN - Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Medan optimistis penyerapan anggaran pendapatan belanja daerah Kota Medan mencapai 90% hingga akhir tahun ini.

Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Medan Sulfan Nasution mengungkapkan hingga 12 September 2015, total serapan anggaran sudah mencapai 46% dari APBD Kota Medan yang mencapai Rp2,1 triliun.

"Sampai akhir tahun bisa diserap 90%, karena pada Desember akan banyak realisasi proyek," ungkapnya pada Bisnis, Senin (21/9/2015).

Sulfan pun tak menampik bahwa anggaran yang dialokasikan akan sulit terserap seluruhnya mengingat sisa waktu tiga bulan lagi. Adapun APBD Kota Medan 2015 senilai Rp4,68 triliun, dalam anggaran perubahan bertambah Rp411,02 miliar menjadi Rp5,09 triliun.

Menurutnya, setelah P-APBD Kota Medan disahkan maka telah ditentukan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang mendapatkan penambahan anggaran.

Dia memerinci penyerapan anggaran paling besar berada di belanja tidak langsung senilai Rp1,2 triliun dan disusul belanja langsung Rp840 miliar.

Sementara itu, total belanja langsung Pemko Medan yang dianggarkan tahun ini mencapai Rp2,8 triliun, akan tetapi  penyerapan anggaran masih sekitar 30%.

Sulfan mengatakan pihaknya akan mengawasi penyerapan anggaran tahun ini agar sejalan dengan rencana-rencana yang ditentukan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anggaran apbd
Editor : Bastanul Siregar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top