Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TRAGEDI MINA 2015: Seorang Korban dari Pontianak

Panitia Pelaksana Ibadah Haji Embarkasi Batam memastikan seorang korban tragedi Mina berasal dari Pontianak Kalimantan Barat, yaitu Syaisiyah Syahril Abdul Gafar yang tergabung dalam Kelompok Terbang 14.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 25 September 2015  |  07:50 WIB
Kamp jemaah haji di Mina, Arab Saudi - Reuters
Kamp jemaah haji di Mina, Arab Saudi - Reuters

Kabar24.com, BATAM-- Panitia Pelaksana Ibadah Haji Embarkasi Batam memastikan seorang korban tragedi Mina berasal dari Pontianak Kalimantan Barat, yaitu Syaisiyah Syahril Abdul Gafar yang tergabung dalam Kelompok Terbang 14.

"Betul, Ibu Syaisiyah Syahril Abdul Gafar wafat BTH 14 Batam asal Pontianak," kata Sekretaris PPIH Embarkasi Batam Mazdjad dalam pesan pendeknya kepada Antara di Batam, Jumat (25/9/2015).

PPIH Embarkasi Batam masih mengumpulkan seluruh keterangan dari petugas Kloter yang berada di Tanah Suci, mengenai kejadian naas yang menimpa Syaisiyah.

Sebelumnya, dari Mekkah dilaporkan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memastikan untuk sementara tiga korban meninggal dalam musibah jemaah terinjak-injak di Jalan Arab 204, Mina, saat menuju Jamarat untuk melontar jamrah Kamis (24/9/2015) pagi.

DIia memastikan tiga korban meninggal tersebut setelah mengunjungi Rumah Sakit Al Jisr.

"Benar. Ada tiga jemaah yang meninggal, dua sudah dikenali, satu masih proses identifikasi," katanya.

Korban Tewas

Korban meninggal yang sudah bisa dikenali adalah Hamid Atwi Tarji Rofia (51 tahun) asal Kelompok terbang (Kloter) Surabaya (SUB) 48, laki-laki, Probolinggi 3 Mei 1964, maktab 2, nomor paspor B1467965.

Kemudian, Syaiyah Syahir Abdul Gafar (50 tahun) asal Kloter Batam (BTH) 14, maktab 1, nomor paspor A2708446.

Diakuinya peristiwa tersebut telah menyebabkan korban jiwa yang cukup besar, mencapai ratusan orang. Namun sebagian besar adalah jemaah dari wilayah Arab dan Afrika.

Berdasarkan informasi Kepala Daker Mekkah Arsyad Hidayat, Jalan Arab 204, bukan jalan jemaah Indonesia menuju Jamarat, karena sebagian jemaah Indonesia diarahkan ke jalan King Fahd dan Moasim.

"Mungkin yang bersangkutan kesasar atau tidak tahu jalan. Jalan itu diperuntukkan bagi jemaah haji dari Mesir, Afrika, dan Asia Selatan," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tragedi mina

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top