Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Apersi Jabar Keluhkan Perizinan di Pemda Lamban

Korwil IV DPD Apersi Jawa Barat mengeluhkan lambannya izin yang diberikan Pemda untuk pembangunan perumahan murah dengan skema fasilitas pembiayaan perumahan atau FLPP.
Muhamad Hilman
Muhamad Hilman - Bisnis.com 14 Agustus 2015  |  16:44 WIB
/Bisnis/Dedi Gunawan
/Bisnis/Dedi Gunawan

Kabar24.com, BEKASI- -Korwil IV DPD Apersi Jawa Barat mengeluhkan lambannya izin yang diberikan Pemda untuk pembangunan perumahan murah dengan skema fasilitas pembiayaan perumahan atau FLPP.

Abun Yamin Syam, Ketua Korwil IV DPD Apersi Jawa Barat mengatakan, program pembangunan 1 juta rumah yang digagas pemerintah pusat kerap terhambat pada teknis perizinan di Pemda, dengan lama waktu perizinan bisa mencapai tiga bulan.

“Yang namanya pengembang diburu dengan waktu. Tolong dibantu sama pemerintah daerah,” katanya, Jumat (14/8/2015).

Perizinan yang dimaksud adalah perizinan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang meliputi izin lokasi, SPPL dan pertimbangan teknis.

Menurutnya, perizinan tersebut kerap terhambat kendati pengembang telah mengikuti aturan dan prosedur yang ditetapkan Pemda, seperti Rencana Umum Tata Ruang yang sesuai dengan kebijakan Badan Perencanaan Daerah (Bapedda).

“Kami harus sesuai dengan Bappeda. Kalau persawahan tidak kami tabrak," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apersi kpr-flpp perizinan
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top